• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



H Tajudin.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com)-Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-ukm) Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan pembinaan terhadap Koperasi yang ada di Kukar, terutama pembinaan untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) agar koperasi bisa berkembang.

Tercatat jumlah koperasi di Kutai Kartanegara ada 703 koperasi yang terdaftar di Online Data System (ODS) . Namun saat ini hanya tinggal 514 koperasi yang masih aktif. Sisanya banyak yang vakum.


"Dari 514 koperasi yang ada perlu dilakukan pembinaan terhadap SDMnya agar koperasi bisa lebih berkembang kedepanya." kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar H Tajudin kepada KutaiRaya.com Kamis (10/3/2022).

Ia mengatakan upaya dari dinas untuk mempertahankan keberadaan koperasi, yaitu setiap tahun dalam rangka tutup buku pihaknya membuat surat edaran untuk segera melaksanakan keanggotaan, apabila tidak sanksinya adalah pembubaran kepada koperasi tersebut.

"Kemudian kami juga melakukan kegiatan-kegiatan pendampingan dan pelatihan pengelolaan koperasi yang baik dan benar. Termasuk ada pengawasan kepada koperasi." ucapnya.

Ia menyampaikan bahwa koperasi yang dibina Dinas Koperasi dan UKM adalah koperasi simpan pinjam yang berbadan hukum, dan hanya melakukan pinjaman kepada anggota koperasi saja. Kemudian mengenai bunga itu lebih kecil dan sistim cicilan dilakukan setiap bulan,

"Contoh di Koperasi yang di Dinas Koperasi dan UKM Kukar, itu pembayaran cicilannya dilakukan setiap bulan, dengan bunganya 12 persen setahun. Paling tidak di Koperasi hanya 1 sampai 3 persen saja bunganya." kata Tajudin.

"Kami berharap koperasi yang ada di Kukar kelembagaannya harus diatur dan manajemenya harus ditata dengan baik, usahanya harus sehat, permodalannya harus dikelola dengan baik, kemudian akuntanbilitas itu yang utama. Sehingga koperasi nantinya berkualitas sebagai penyangga ekonomi masyarakat." pungkasnya.
(*dri/adv)

Pasang Iklan
Top