• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Waduk Panji Tenggarong

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Objek Wisata Waduk Panji Sukarame Tenggarong yang terletak di Kelurahan Panji Tenggarong, masih sepi pengunjung.

Objek Wisata dengan luas kurang lebih 40 hektar ini memiliki beberapa wahana yang menarik seperti, perahu bebek, wahana bermain anak, outbon, menara pantau, taman labirin. Namun karena kurangnya perawatan ada beberapa wahana yang sudah mengalami kerusakan.

Pengawas Pengelola Waduk Panji Sukarame Muhammad Imansyah mengatakan sepinya pengunjung karena pengaruh covid-19 dan juga di Kukar sekarang ini banyak wahana-wahana objek wisata yang menarik. Sedangkan di waduk ini hanya wisata alam saja, dan belum adanya hiburan musik dan penjual suvenir serta makanan,

"Terkadang ada pengunjung yang bilang lho kok sepi ya? Kok gak ada hiburannya? Kalau dulu sebelum adanya covid-19 memang sempat ada hiburannya seperti elektun dan sebagainya untuk menarik pengunjung, tapi sekarang tidak ada lagi." kata Imansyah kepada KutaiRaya.com Rabu (9/3/2022).

Ia mengungkapkan tidak adanya hiburan dikarenakan mereka beralih ke objek wisata lain yang menyajikan berbagai kuliner, menjual suvenir dan ada musik agar pengunjung tidak bosan. Kalau di waduk panji belum ada seperti itu, kalau mau belanja harus keluar dulu.

"Sudah beberapa bulan ini sepi pengunjung, hari biasa dan hari libur sama saja sepi." ujarnya.

Imansyah menyebut saat ini pemerintah belum ada upaya untuk bisa menarik pengunjung. Informasi berkembang bahwa kedepan pengelolaan waduk panji akan dilakukan pihak ketiga.

"Memang harus ada pihak swasta yang membantu untuk mengembangkan waduk panji ini, kalau pemerintah saja nanti hanya begini-begini saja." ucapnya.

Dirinya berharap kepada pemerintah agar wisata waduk panji ini bisa ramai seperti dulu, ditambah lagi wahananya, hiburannya dan menghidupkan kembali spot-spot wahana yang sudah mulai tidak terawat.

"Kami juga berharap fasilitas yang ada seperti pentas bundar sudah mulai rusak, takutnya amblas pas ada pengunjung datang. Dan juga wc nya perlu dilakukan perbaikan." pungkasnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top