• Selasa, 28 Juni 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kecamatan Tenggarong Seberang melaksanakan Musrenbang (Musyawarah Rencangan Pembangunan) Tahun anggaran 2023, Rabu (23/2/2022) dikantor Camat Tenggarong Seberang.

Dari hasil musrenbang tersebut banyak usulan dari masyarakat terkait infrastruktur dan pertanian.

Musrenbang dihadiri Camat Tenggarong Seberang Sugiarto, anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Seno Aji, Sarkowi, dan anggota DPRD Kukar Didik Agung, Alif Turiadi, Firnandi Ikhsan, beserta para OPD di Kukar.

Sekertaris Camat Tenggarong Seberang AR. Ambo Dalle mengatakan ada perbedaan antara musrenbang tahun 2021 dengan tahun 2022. Untuk tahun 2022 ada istilah kamus usulan masyarakat, jadi pemerintah Desa sepakat kalau mau mengusulkan sesuatu cukup melihat kamus tersebut.

Lanjutnya tidak semua Kecamatan ada di dalam kamus usulan itu, misalnya penanaman sawit seluas 200 hektar di kecamatan Muara Badak, kecamatan Anggana, kecamatan Sangasanga, kecamatan Kembang Janggut. Selain kecamatan tersebut tidak bisa menganggarkan, tidak bisa memasukkan bantuan ke kecamatan tersebut karena tidak muncul nama kecamatannya.

"Jadi kita cari yang sesuai dengan kecamatan kita misalnya Desa Bangun Rejo mau bangun jalan, kita lihat kamus usulan ada enggak di tahun 2023 masuk nama kecamatan Tenggarong Seberang dan nama kegiatan semenisasi, kalau ada maka bisa dianggarkan, karena itu menjadi prioritas utama seperti itu modelnya sekarang," kata Ambo saat dikonfitmasi KutaiRaya.com Kamis (24/2/2022).

Ia mengungkapkan pemerintah menganggap dengan adanya kamus usulan ini bagus, karena kalau muncul seperti itu kan prioritas dari OPD.

"Dan dengan adanya rumus usulan ini, menjadi prioritas utama." ucapnya.

Ambo menyampaikan pihaknya sudah memberi pemahaman kepada pemerintah Desa dan sudah direspon bahwa memang ini konsep baru jadi ada yang belum terlalu pas, Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa disesuaikan.

"Harapan kita mudah-mudahan kegiatan-kegiatan DPRD dan OPD agar bisa fokus ke Tenggarong Seberang khususnya dibidang pertanian, karena Tenggarong Seberang adalah salah satu andalan kita di bidang pangan. Kalau dibidang pangan bisa berhasil kan menjadi penyangga IKN. Dan juga untuk mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat di Kecamatan Tenggarong Seberang." tutupnya.

Ia menambahkan untuk pembangunan disektor pertanian sudah berjalan tapi masih perlu ditingkatkan kembali, kemudian pembangunan infrastruktur jalan usaha tani yang perlu dibangun maupun diperbaiki. (*dri)

Pasang Iklan
Top