• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Jelang Musyawarah Wilayah ke VIII Pemuda Pancasila (PP) Kaltim pada 25-27 Februari 2022 mendatang, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kalimantan Timur (MPW PP Kaltim) terus mematangkan persiapan.

Meskipun saat ini dihadang kondisi meningkatnya kasus aktif virus Corona, namun panitia pelaksana memastikan acara lima tahunan itu tetap siap digelar dengan protokol kesehatan ketat.

Ketua Steering Commite (SC) Tommy Gozali dan Keetua Organizing Committee Zuhairie Iway menjelaskan, sampai menjelang H-3 tidak ada perubahan perencanaan. Pemuda Pancasila Kaltim tetap melaksanan kegiatan Muswil yang berlangsung di Hotel Senyiur Jalan P. Diponegoro Samarinda.

"Persiapan sudah 90 persen. Tinggal pelaksanaan saja. Sampai hari ini masih on progres," ujar Zuhairie, Ketua Panitia Pelaksana saat dihubungi, Selasa (22/2/2022)

Diakui oleh Zuhairie, situasi Covid-19 yang sedang terjadi mempengaruhi kegiatan Muswil Pemuda Pancasila. Pada kegiatan tahun ini, tidak sama seperti dengan lima atau 10 tahun lalu ketika organisasi melaksanakan hajatan yang sama.

Pada tahun 2022 ini lanjutnya, jumlah yang hadir di tempat acara dibatasi sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Samarinda. Karena saat ini Kota Samarinda sedang dalam status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat) level III, maka tempat-tempat keramaian hanya dibolehkan sebanyak 50 persen. Dan itupun yang masuk ruangan harus melewati proses pemeriksaan kesehatan swab antigen.

"Kami mengikuti aturan pemerintah. Jadi, sebelum masuk ruangan akan disediakan tes antigen. Ini untuk perlindungan kita bersama," ungkap Zuhairie.

Selain memberlakukan tes antigen, Ketua panitia pelaksana juga meminta kepada kader-kader PP tidak perlu bersikeras untuk hadir di tempat acara. Karena panitia memberlakukan dengan tegas berdasarkan undangan yang terdaftar.

"Jadi, mohon maaf kepada anggota dan kader-kader PP. Saya juga ingin acara muswil berlangsung meriah. Tapi apa boleh buat, kondisi sekarang tidak memungkinkan," tambahnya.

Untuk diketahui, acara Muswil ke-VIII Pemuda Pancasila Kaltim akan berlangsung selama 3 hari. Seluruh agenda sudah disusun, dengan berusaha menghindari terjadinya kerumunan dari para peserta.

Pemuda Pancasila berdiri di Kalimantan Timur sejak tahun 1979, yaitu didirikan oleh Haji Azis Said, seorang aktivis di Kota Samarinda, yang membawa mandat dari pengurus pusat Pemuda Pancasila di Jakarta. Setelah Azis Said, berturut-turut kemudian Pemuda Pancasila dipimpin ketuanya Abdul Rahim, Muhayan Hasan, Harbiansyah Hanafiah dan HM Said Amin.

Saat ini MPW Pemuda Pancasila Kaltim memiliki 48.227 anggota berdasarkan KTA (Kartu Tanda Anggota) yang tercatat di sekretariat sampai akhir Desember 2021 lalu. Dalam struktur organisasi, ditingkat provinsi ada MPW PP Kaltim dan di kabupaten/ kota dengan nama MPC (Majalis Pimpinan Cabang). Kemudian distruktur bawah lagi ada Anak Cabang, Ranting dan Anak Ranting.

Selain induk organisasi Pemuda Pancasila, ada sub organisasi seperti Koti Mahatidana, Srikandi, SAPMA, Badan Pengusaha, Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BJPB), Badan Penyuluhan dan Perlindungan Hukum (BPPH) serta Badan Pekerja dan Buruh.

Acara Muswil VIII Pemuda Pancasila sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) akan melakukan pemilihan ketua periode 2022-2027. Sesuai dengan tradisi yang berlangsung dalam internal organisasi, pemilik suara sah menyampaikan usulan calon ketua ketika tiba saatnya dalam sidang pleno pencalonan ketua. (One)

Pasang Iklan
Top