• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Suasana acara sosialisasi manajemen Kinerja ASN Kukar.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Badan Kepegawaian dan Pengbangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar mengelar Sosialisasi Manajemen Kinerja Aperatul Sipil Negara (ASN) dan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui seleksi terbuka, bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar Jum'at (11/2/22).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dengan menghadirkan narasumber dari Komisioner KASN Bidang Pengawasan Jabatan Pimpinan Tinggi Komisi Aparatur Sipil Negara Dr. Rudiarto Sumarwono.

Turut hadir Seketaris Daerah Sunggono, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Akhmad Taufik Hidayat, Kepala BKPSDM Rahmadi, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat struktural ataupun fungsional baik yang hadir offline ataupun online.

Komisioner ASN Rudianto Sumarwono menyampaikan paparannya berkaitan dengan format perampingan birokrasi yang sedang terjadi dan berbagai kelebihan-kelebihannya dan perbandingannya dengan format daerah lain di sekitar Indonesia.

"Pentingnya Pemda berorientasi pada penyelesaian masalah aktual dan upaya mewujudkan visi dan misi yang tertuang di dalam RPJMD." ujarnya.

Ia mencontohkan di Kabupaten Banyuwangi yang telah revolusioner mengubah dari Kabupaten termiskin di Jawa Timur, menjadi kabupaten surplus dan menjadi acuan kabupaten / kota di Indonesia.

Sementara itu Bupati Edi Damansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dr. Rudiarto Sumarwono yang telah berkenan hadir menyampaikan pencerahan kepada ASN baik di kalangan jajaran Pejabat Tinggi Pratama, Koordinator dan Sub Koordinator di Kukar.

"Kami berharap kehadiran Komisioner ASN bisa memberikan pencerahan kepada banyak pihak sehingga bisa melaksanakan tugas untuk mewujudkan RPJMD melalui Renstra organisasi perangkat daerah bisa tercapai." ungkap Edi.

Edi Damansyah menyampaikan visi Kukar Idaman adalah mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia. Disampaikannya bahwa ukuran sejahtera tidak terlalu banyak variabel dan sangat simpel, yaitu pendidikan kesehatan pangan dan sumber daya ekonomi secara adil dan berkesinambungan.

"Untuk mewujudkan visi tersebut, ada 5 misi yang kami sebut menjadi fokus jadi yang pertama sini kita ingin fokus memantapkan demokrasi yang bersih, efektif, dan efisien,". ujarnya.

"Kemudian dalam proses perampingan organisasi dan penyetaraan jabatan di dalam birokrasi Pemerintah Daerah. Saya memahami betapa sulitnya ASN Kukar menjalani perubahan yang ada saat ini. Perubahan itu sulit, tapi bisa." tutupnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top