• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Kepala SMP Negeri 1 Tenggarong Mustangirun

TENGGARONG,(KutaiRaya.com)- SMP Negeri 1 Tenggarong memutuskan untuk memberlakukan Pembelajaran Daring per Kamis 10 Februari 2022, menyusul salah satu siswa di sekolah tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Hari ini sampai seminggu kedepan, pembelajaran kita alihkan ke pembelajaran daring. Jadi seluruh siswa di SMPN 1 Tenggarong yang jumlahnya sekitar 870 orang melakukan pembelajaran daring," kata Kepala SMPN 1 Tenggarong Mustangirun saat dikonfirmasi Kutairaya.com, Kamis (10/2/2022).

Keputusan untuk memberlakukan pembelajaran daring dilakukan, sebagai upaya antisipasi agar kasus covid tidak menyebar di SMPN 1 Tenggarong.

"Jadi kami tidak mau mengambil resiko, dari pada nanti menyebar ke yang lain. Nanti itu ada rapid test yang kedua kepada siswa yang terkonfirmasi covid, walaupun kemarin sudah negatif. Setelah itu nanti kita akan memberikan pemberitahuan apa akan kembali ke PTM 100 persen atau PTM 50 persen, tentu melihat perkembangan nantinya." Paparnya.

Kebijakan untuk memutuskan pembalajaran daring juga mengacu pada regulasi yang sudah dibuat Dinas Pendidikan, sebab berdasar Surat Edaran (SE) dari Disdik Kukar, pada saat akan PTM pada akhir 2021 lalu, ada salah satu poin yang menegaskan bahwa jika di satuan Pendidikan terdapat siswa terkonfirmasi covid maka pembelajaran dihentikan selama 10 hari.

Untuk diketahui bahwa pada Januari 2022 lalu, hampir seluruh sekolah di Kukar melakukan pembelajaran tatap muka, termasuk di SMP Negeri 1 Tenggarong. (*dri)

Pasang Iklan
Top