• Jum'at, 20 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Andi Muhammad Yahya

TENGGARONG, (KutaiRaya.com)- Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2022 ini akan menyasar ke 517 rumah warga, terdiri kecamatan Kecamatan Samboja sebanyak 300 rumah dan Kecamatan Muara Kaman sebanyak 217 rumah.

Pemkab Kukar melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk merealisasikan program tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkim Kukar Andi Muhammad Yahya mengatakan, ada tiga jenis bantuan yang disasar yaitu pbantuan Atap, Lantai dan Dinding (Aladin) .

"Jadi tergantung dari pada kondisi rumah yang ada, kita bantu." ujar Andi Yahya Selasa (25/1/2022).

Ia menyebutkan kisaran bantuannya kecil, bukan seperti bedah rumah langsung satu rumah. namun dipilih salah satu dari tiga jenis kerusakannya. Nilai bantuannya berkisar Rp 10 juta sampai 20 juta per rumah.

Adapun warga yang mendapat bantuan adalah warga sudah masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Dinas Sosial.

"Kecamatan Samboja dan Muara Kaman terpilih karena dari data termiskinnya
paling tinggi di Kukar. Memiliki penduduk yang tidak mampu, yang masuk di data DTKS itu. Sehingga Pemkab ingin merubah status itu untuk lebih baik." ungkapnya.

"Kita hanya bantu material saja, pelaksanaannya swadaya dari masyarakat." tegasnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top