• Jum'at, 20 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Kondisi banjir diwilayah hulu Kutai Kartanegara.


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) 24 Desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut terendam banjir sejak 22 Januari 2022 lalu. Penyebabnya karena curah hujan tinggim sehingga kondisi sungai Belayan meluap. Di kecamatan Tabang terdapat 13 desa dan Kembang Janggut sebanyak 11 desa.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar dari 13 desa terdapat 5.208 rumah warga di Kecamatan Tabang yang dihuni 15.623 jiwa terendam banjir. Sementara untuk pengungsian belum ada masyarakat yang ditampung di pengungsian.

"Ada 13 Desa yang terdampak banjir di Kecamatan Tabang pada Minggu (23/1/2022) yakni Desa Sidomulyo, Kampung Baru, Tabang Lama, Umaq Tukung, Muara Pedohon, Umaq Dian, Umaq Bekuay, Gunung Sari, Muara Tuboq, Muara Kebaq, Salung, Muara Tiq dan Muara Belinau." kata Kepala BPBD Kukar Marsidik saat di konfirmasi Rabu (26/1/2022).

Jika di Wilayah Kecamatan Tabang banjir mengalami penurunan maka banjir akan terjadi di wilayah Kecamatan Kembang Janggut dan Wilayah Kecamatan Kenohan. Dengan kedalaman air mulai dari satu meter hingga dua meter.

Sementara itu di Kecamatan Kembang Janggut ada 11 Desa yang terendam banjir pada Selasa 25 Januari 2022,yang terinci sebanyak 2.065 rumah dan 2.373 kepala keluarga (KK) yang dihuni 9.376 jiwa terdampak banjir ini. Kerugian materil belum diketahui.

Adapun 11 Desa itu adalah Desa Genting Tanah, Loa Sakoh, Hambau, Kembang Janggut, Kelekat, Perdana, Bukit Layang, Pulau Pinang, Muai, Long Bleh Modang dan Long Bleh Haloq.

Ada beberapa kendala dihadapi tim BPBD yaitu rusaknya akses jalan di kawasan Pandamaran, Kecamatan Kenohan yang masih dalam proses pekerjaan menuju ke Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut. beberapa wilayah di Kecamatan Kembang Janggut sering mengalami blank spot (susah mendapatkan sinyal handphone). Hal Ini masih dialami meskipun kondisi tidak terjadi bencana banjir.

"Kami dari BPBD Kukar telah mengirimkan 11 Orang Personil TRC-PB BPBD, beserta sejumlah peralatan untuk memasuki wilayah kecamatan Kembang Janggut untuk melakukan pertolongan dan evakuasi warga terdampak jika dibutuhkan." jelasnya.

Ia mengungkapkan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Unit Siaga SAR Pos Samarinda juga turut memberikan dukungan, dengan mengirimkan 6 orang personil beserta sejumlah peralatan.

BPBD Kukar juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyiapkan tenda, kebutuhan dasar, dan personil dan peralatan dapur umum untuk mengantisipasi jika terjadi pengungsian.

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, matikan saluran listrik, awasi anak-anak, jika harus dilakukan evakuasi utamakan kelompok rentan, seperti orang sakit, manula, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta anak-anak."ungkapnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top