• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang berada di Tenggarong Kutai Kartanegara (Kukar) yakni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Tenggarong dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Samarinda melaksanakan apel Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2022 dan penandatanganan pakta integritas yang dilaksanakan di Lapas Kelas II A Tenggarong.

Apel Deklarasi ini diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Kelas II A Tenggarong dan seluruh pejabat struktural LPP Kelas II A Tenggarong dan LPKA Kelas II Samarinda yang di awali dengan pembacaan janji kinerja oleh pembina upacara dan penandatanganan janji kinerja dan pakta integritas oleh seluruh pejabat struktural yang disaksikan masing-masing Kepala UPT.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Timur Jumadi yang bertindak sebagai pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa janji kinerja ini yang terdiri dari 3 (tiga) point tetapi memiliki makna yang luas.

"Tadi kita mengucapkan agar menjaga kesehatan agar bekerja secara produktif, memiliki arti bahwa pentingnya kesehatan dalam mendukung pelaksanaan pelayanan terlebih pada masa pandemi ini," ujarnya

Selain itu, Jumadi juga mengingatkan agar senantiasa melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan konsisten.

Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong Agus Dwirijanto menyampaikan bahwa kegiatan ini kelanjutan dari apel Deklarasi yang telah dilaksanakan oleh Menteri Hukum dan HAM, yang kemudian dilanjutkan oleh Kepala Kantor Wilayah beberapa waktu lalu.

"Hal ini membuktikan bahwa seluruh jajaran kementerian Hukum dan HAM baik tingkat pusat maupun dengan UPT memiliki komitmen bersama, yakni memberikan pelayanan yang semakin pasti," ujarnya

Pada akhir apel Deklarasi, Agus Dwirijanto secara langsung menyaksikan penandatanganan janji kinerja dan pakta integritas oleh seluruh pegawai Lapas Kelas II A Tenggarong.

"Kegiatan ini bukan sekedar ceremony belaka, melainkan ada komitmen dan aksi nyata baik dalam bentuk produktifitas kerja, reward maupun punishment kepada seluruh pegawai Lapas," tutupnya. (One)

Pasang Iklan
Top