• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



TENGGARONG, (KutaiRaya.com)- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) Thauhid Aprilian Noor meninjau kesiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen dibeberapa Sekolah yaitu SDN 028 dan SMP N 3 Tenggarong, Senin (10/1/2022).

Kepala Disdikbud Thauhid Aprilian Noor mengatakan, hasil dari tinjauan kesiapan PTM 100 persen, karena pengumumannya masih baru, jadi sekolah masih melakukan persiapan untuk PTM 100 persen. Saat ini sekolah ada yang melaksanakan PTM 50 persen dan ada yang masih 75 persen.

"Maka dari itu kami pantau protokol kesehatannya sudah baik semua atau belum, rata-rata sudah siap untuk melaksanakan PTM 100 persen." kata Thauhid usai meninjau di SMP N 3 Tenggarong.

Ia menyebutkan bahwa besok Selasa (11/1/2022) bersama Satgas Covid-19 akan mantau lagi, memastikan bahwa semua prokes sudah siap.

"Dan besok sudah mulai PTM 100 persen untuk semua sekolah mulai TK,SD, dan SMP di Kukar. " tegasnya.

Thauhid berharap dengan sudah bisa PTM 100 persen, anak-anak bisa belajar dengan normal, mereka juga tidak harus belajar online. Dia juga berharap sekolah-sekolah harus perketat kembali prokesnya, jangan sampai abai dengan prokes.

Sementara itu Kepala sekolah SDN 028 Tenggarong Farhiyah mengatakan, pihak sekolah sudah mendapat surat edaran bahwa untuk pelaksanaan PTM 100 persen. Kalau sebelumnya baru 50 persen, dan pada hari Senin (10/1/2022) adalah hari pertama jadi untuk pelaksanaan PTM 100 persen akan di mulai besok Selasa (11/1/2022).

"Untuk persiapan protokol kesehatannya sudah kami siapkan yang berupa wastafel, termogan, handsanitizer dan sebagainya masing-masing sudah kita siapkan." ujarnya.

Ia mengatakan dari pantauan Kepala Disdikbud, bahwa SD N 028 sudah sangat layak untuk melaksanakan PTM 100 persen.

"Harapan kami dengan adanya PTM 100 persen ini menguntungkan guru dan siswa. Karena kalau pembelajaran kemarin masih sistem daring dan luring sehingga pembelajaran kurang maksimal dan sekarang sudah bisa PTM 100 persen semua siswa sudah merasakan mendapat bimbingan,"katanya. (*dri)

Pasang Iklan
Top