• Rabu, 17 Agustus 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Peresmian RMU di Loa Kulu.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sekertaris Daerah Kutai Kartanegara H Sunggono meresmikan Rice Milling Unit (RMU)/Penggilingan Padi, Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu . Kamis (25/11/2021) pagi.

Hadir dalam acara peresmian RMU tersebut, Anggota DPRD Kukar Johansyah, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Ir. Mohamad Yadi Sofyan Noor, Kapolsek Loa kulu Gandha Syah Hidayat, Kepala Desa Loh Sumber Sukirno, Perwakilan Danramil, serta undangan lainnya OPD.

Sekda Kukar H Sunggono menyampaikan, apresiasi kepada pemerintah Desa Loa Sumber dan BUMDES Sumber Purnama yang telah melakukan terobosan dan inovasi dalam memfasilitasi petani khususnya hasil gabah dan sekaligus mengolahnya menjadi beras.

Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada direktur Bumdes Sumber Purnama Sudarmadji serta jajaran, yang selama ini mengembangkan dan membangun Bumdesa di Desa Loh Sumber.

Diketahui bahwa BUMDES sumber purnama juga telah melaksanakan program agrovolution, melalui program ini selain memfasilitasi permodalan untuk pelaksanaan budidaya padi sawah. Yang terdiri dari penggarapan lahan sawah, saprodi, penyediaan pestisida, panen dan pascapanen. Dan yang paling penting adanya jaminan pasar dan asuransi pertanian.

Pengembangan RMU ini sejalan dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang tertuang di RPJMD tahun 2021-2026 terkait pembangunan pertanian dalam arti luas, khususnya program hilirisasi prodak pertanian.
Pemerintah berharap mudah-mudahan apa yang mulai dirintis oleh Bumdes ini bisa diperluas cakupan kerjasamanya dengan desa-desa lain, produksinya lebih meningkatkan.

Ia mengatakan bahwa RMU ini bisa digunakan dengan efisien. Karena kalau hanya produksi selama 4 bulan itu tidak produktif, dan itu menyebabkan biaya pengeluaran yang tinggi untuk Bumdes ini.

"Saya sebagai ketua dewan pengurus Korpri kabupaten, kedepannya mudah-mudahan pak Sudarmadji dan kepala desa bisa bekerjasama dengan kami bahwa prodak beras Bumdes Sumber Purnama bisa dipasarkan dan dibeli oleh seluruh ASN," ujar Sunggono.

Ia juga mengharapkan inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh bumdes sumber purnama dapat menjadi contoh atau roll model bagi bumdes lain yang ada di Kutai Kartanegara.

"Saya inginkan, karya ini nanti bisa kami bantu untuk dipatenkan, sehingga karya tersebut bisa menjadi bahan prodak khususnya proses penggilingan bisa efisien," jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Loh Sumber Sukirno mengharapkan, kedepannya melalui program dari Bumdes Sumber Purnama ini dan didukung pemerintah Desa Loh Sumber dapat melakukan pembinaan terhadap seluruh petani yang ada di Kutai Kartanegara maupun Kaltim.

"Cepat atau lambat wilayah kami di Desa Loh Sumber ini sebagai desa penyangga IKN, dan di wilayah Loa Kulu saat ini di kelilingi tambang, bagaimana kedepannya pasca tambang dan mampu menyediakan ketahanan pangan bagi masyarakat," ujarnya.

Melalu program Bumdes ini, pihaknya memberikan diri untuk membuka pabrik penggilingan padi yang nantinya Bumdes Sumber Purnama mampu berkontribusi dan mengenalkan kepada masyarakat bahwa Desa Loh Sumber punya produk beras lokal yang tidak kalah saing dengan produk dari luar daerah.

"Dengan peresmian ini menjadi motivasi dan semangat kami, dan harapan terbesar kami dari pengurus Bumdes dan pemerintah desa mari kita beralih ke produk beras lokal kita sendiri," tutup Sukirno. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top