• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Foto: Ambo Dale (Lurah Loa Ipuh Darat)

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kelurahan Loa Ipuh Darat yang dekat dengan Sekolah Polisi Negara (SPN) dan Ibu Kota Negara (IKN) membuka peluang usaha di bidang pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan.

Diketahui kelurahan Loa Ipuh Darat memiliki luas Wilayah 142,5 km dengan jumlah penduduk 3.357 jiwa terdiri dari 997 KK dan 13 RT. Mayoritas masyarakat disekitar hampir sebagian besar petani palawija dan perkebunan kelapa sawit
Lurah Loa Ipuh Darat H AR Ambo Dalle mengatakan, bahwa Kelurahan Loa Ipuh Darat ini berdasarkan usia masih muda, tapi tetap berupaya dengan kondisi saat ini walaupun Loa Ipuh Darat berada dipinggir, dengan adanya geliat pembangunan, yang diantaranya seperti Sekolah Polisi Negara (SPN) dan Ibu Kota Negara (IKN).
Lanjut Ia dari dua aspek tersebut membuat geliat pembangunan cepat untuk menyambut IKN, oleh karena itu pihak kelurahan juga sebagai aparatur sipil bawah harus siap-siap menghadapi.

"Saya pernah didatangi salah seorang dari pihak SPN dia mengatakan bahwa ( pak lurah suruh siap-siap masyarakat kita terutama kelompok tani, untuk memberi tahu bahwa semua hasil bumi yang dihasilkan oleh masyarakat disekitar sini, SPN yang akan mengakomodir semua). Nah ini artinya dari banyaknya orang yang tidak mampu ini menjadi sebuah jawaban, bahwa Insyaallah pelan-pelan masyarakat kita akan meningkatkan dan aspek lainnya," tutur Ambo kepada media usai mengikuti kegiatan penyerahan STBM Plus Selasa (2/11/2021).

Ia menambahkan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan penyuluh pertanian maupun dinas terkait untuk bekerjasama, memanfaatkan momen ini dimana banyak lahan eks tambang maupun lahan masyarakat yang perlu dikelola.

Ambo mengaku selalu memberi masukkan kepada masyarakat Loa Ipuh Darat bahwa dulu orang beranggapan tanah subur hanya ada di Jawa saja, tetapi setelah dirinya keliling di wilayah Kukar bisa melihat dan mengeluarkan sebuah asumsi ternyata tanah di Kukar juga subur, tinggal perlakuannya saja.

"Dari segi SDM masih perlu diberi pelatihan-pelatihan , karena kalau bicara pemasaran hasil pertanian di SPN, bagaimana supaya masyarakat mampu menghasilkan produksi buah-buahan yang besar serta bagus. Karena manajemen SPN tidak mungkin menerima buah yang kecil hasil dan kurang bagus, sehingga itu harus memerlukan SDM yang mumpuni," ujarnya.

Ia mengungkapkan ingin ada pihak-pihak lain termasuk perguruan tinggi, SKPD untuk membantu supaya bisa memenuhi kebutuhan pangan di SPN. Untuk pemasaran hasil pertanian masyarakat nantinya tidak bisa sendiri, tetapi harus ada badan hukum seperti koperasi atau Bungdes di Kelurahan Loa Ipuh Darat.

Harapan kedepan Loa Ipuh Darat ini walaupun dipinggir secara posisi, tapi berharap bisa mengejar dari ketertinggalan pembangunan dan ekonominya.”Mudah-mudahan ini bisa terwujud nantinya,” katanya.(*dri) (dri)

Pasang Iklan
Top