• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar, Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kaltim Made Yoga Sudharma saat peluncuran KKI berlangsung di Pasar Mangkurawang Tenggarong)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Kredit Kukar Idaman merupakan dukungan permodalan baik bagi generasi milenial dan seluruh pedagang. Tetapi program ini tidak hanya mendorong bagaimana fasilitasi permodalan saja tetapi ini juga memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, saat memberikan sambutan pada acara launching Kredit Meranti, Kredit Kukar Idaman (KKI), Kredit Perumahan Rakyat Generasi Milenial (KPR GEN ME) dan Elektronifikasi Transaksi Keuangan Pemda Terintegrasi Kabupaten Kukar, berlangsung di Teras Pasar Mangkurawang, Kamis (28/10/2021).

"Untuk KKI ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga peminjam ini wajib menabung dari proses modal usaha yang di jalankan minimal satu bulan Rp 100.000, saya berharap dalam implementasi KKI ini kita mencoba untuk menyesuaikan dengan situasi kondisi, karena semangat KKI ini percepatan akses keuangan daerah salah satu diberikan pemerintah adalah bagaimana kita bersama untuk mengurangi, bahkan tidak ada lagi warga kita yang berhubungan dengan rentenir, kita mulai dari Pasar Mangkurawang ini," terang Edi Damansyah.

Ia mengatakan, untuk KKI ini merupakan kerjasama antar Pemkab Kukar bersama dengan DPRD Kukar dan operasionalnya dilakukan Bankaltimtara. KKI ini bukan berdiri sendiri tetapi bagian dari sinergitas kebijakan secara nasional terkait percepatan akses keuangan daerah yang diberikan tugas kepada OJK.

"Kami bersyukur Kukar terpilih oleh OJK Kaltim untuk penerapan kebijakan ini seiring program prioritas kami salah satunya Usaha Kecil Idaman, dan alhamdulillah program ini sudah di launching untuk memberikan dukungan permodalan baik bagi pelaku usaha yang sudah berjalan maupun bagi yang baru memulai usaha dengan bunga 0 persen," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kaltimtara Muhammad Yamin menuturkan, bahwa Inisiasi Pemkab Kukar dalam program ini sejalan juga dari OJK Kaltim untuk memerangi kredit dari rentenir.

"KKI ini adalah pinjaman kepada usaha mikro kecil dan menengah, dan kami ingatkan lagi bahwa ini merupakan pinjaman dengan bunga 0 persen yang wajib dikembalikan, maka kita sepakat dengan pak Bupati yang mengatakan sambil mengangsur pinjaman juga setiap bulan menabung, jadi ini melatih masyarakat supaya ada penghasilan lebih juga ditabung, sehingga pada saat kreditnya sudah lunas masyarakat memiliki tabungan dari hasil usahanya," tuturnya.

Terpisah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kaltim Made Yoga Sudharma berharap, dengan adanya program ini target dunia usaha di Kukar naik kelas, maka kita sinergikan dengan pembayaran melalui QRIS, transaksi keuangan pelaku usaha dapat mudah terletak arus kasnya di Bankaltimtara.

"Program KKI ini sejatinya sudah kita inisiasi sejak awal tahun, tetapi hal ini perlu membutuhkan waktu yang lama karena kita ingin pelan-pelan dalam berprosesnya, kita ingin menyusun semua SOP prosesnya agar bisa dilaksanakan dengan baik, tujuannya memberikan akses keuangan kepada masyarakat pelaku usah kecil dan menengah khususnya di Kukar," tutupnya.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Abduk Rasyid, Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama, perwakilan Kodim 0906 Kukar, perwakilan Kejaksaan, Kepala Bapenda Kukar, Plt Asisten II dan 3, Plt Kadispora Kukar, Kepala Disperindag Kukar, Direktur Operasional Bankaltimtara serta Pemimpin Bankaltimtara Cabang Tenggarong. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top