• Kamis, 27 Januari 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Hasil kerajinan ek bouquet Tenggarong-Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Buket bunga seringkali diberikan pada saat moment wisuda, pernikahan, lamaran hingga pesta ulang tahun. Bahkan, dari banyaknya peminat serta beragam bentuk kerajinan kain flanel yang dihasilkan mampu menjadi prospek peluang bisnis menggiurkan. Salah satunya wirausaha muda Eka Widyanti yang beralamat di Jalan Anggana No. 38 RT 08 Kelurahan Maluhu Tenggarong.

"Berawal dari suka buat kerajinan kemudian pas masih SMA pernah ikut lomba Mading, dan pada saat kuliah banyak teman yang bilang kalau saya suka buat buket, yaa saya buatkan dari situ ada dorongan dari teman untuk coba jualan," kata Eka kepada media ini di rumahnya Rabu (27/10/2021).

Eka memulai usaha buket ini dari tahun 2018 saat kuliah semester 5 disalah satu Universitas di Samarinda. Untuk pembuatan buket masih dilakukan dirumah. Eka merupakan salah satu wirausaha muda binaan dari Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) di Tenggarong.

Ek Buoquet menyediakan buket bunga flanel, buket bunga artificial, buket snack, buket custom, gift box, freme 2 D dan 3D, mahar, hias seserahan, ring box, buket wedding. Untuk bahan dasar buket yaitu ada kain flanel dan artificial, Kardus, mika dan lainnya. Bahan diperoleh dari Samarinda ada juga yang dipesan dari Jawa.

Untuk pemasaran produknya Eka menjual melalui online, bagi yang mau pesan bisa lewat Instagram ek.bouquet dan juga Facebook Eka Widyanti. Buket buatan Eka sudah sampai luar daerah seperti Jogja, Semarang, Kalimantan Selatan, Tarakan sama ke Lampung.

Dalam sehari Eka mampu membuat 10 buket tergantung banyaknya pesanan, tapi setiap hari ada saja yang pesan 3 sampai 5 pesanan. Dari hasil karyanya dibandrol dari harga Rp 35.000 - Rp 600.000. Dalam satu bulan mampu memperoleh omset Rp. 5 jutaan lebih dari usaha Buket tersebut.

"Dalam usaha buket ini saya masih terkendala modal, karena sekarang permintaan lumayan banyak jadi modalnya juga harus banyak, dan juga tempat usaha pengennya buka toko tapi saya masih kuliah lanjut S2 di Banjarmasin," ujarnya.

Menurut Eka selama ini respon pembeli alhamdulilah memberi respon positif, karena Eka selalu berusaha untuk membuat yang terbaik sesuai keinginan pembeli.

"Harapan kedepannya usaha ini bisa berkembang lagi dan bisa memberikan harga yang terjangkau lagi," tutup Eka. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top