• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Kepala Desa Manunggal Jaya Sukemi)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Dioperasikannya kembali Rice Processing Unit (RPU) Tenggarong Seberang mulai tahun depan, Pemkab Kukar selain bermitra dengan Perusda Kukar dan pihak ketiga, juga dipastikan bermitra dengan BUMDes khususnya yang berada di sekitar RPU dapat dilibatkan.

Salah satunya BUMDes Manunggal Sejahtera milik Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar. Hal ini pun mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Manunggal Jaya, Sukemi.

"Kami sangat senang RPU ini kembali dioperasikan tahun depan, tentunya kami juga bersyukur BUMDes kami juga dilibatkan," ungkap Sukemi.

Menurut Sukemi, BUMDes Manunggal Sejahtera siap dilibatkan saat RPU ini kembali beroperasi, bahkan pengurus BUMDes telah menyiapkan legalitas BUMDes agar saat dilibatkan sudah memenuhi persyaratan.

"BUMDes Manunggal Sejahtera sebenarnya sudah ada sejak dua tahun lalu, namun saat ini dengan pengurus milenial yang baru kita siapkan seluruh legalitasnya, agar saat kerjasama ini dilaksanakan tidak ada kendala terkait legalitas BUMDes," ungkapnya.

Ia mengatakan, saat peninjauan RPU pekan lalu, kami diberikan lampu hijau untuk ikut terlibat saat RPU ini beroperasi kembali, baik dari anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P Dapil Kaltim Safaruddin, maupun dari Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin dan Kepala Distanak Kukar meminta BUMDes kami agar mempersiapkan diri dan juga kami difasilitasi.

"Rencananya saat BUMDes kami dilibatkan, kami menyediakan bahannya seperti jagung, gabah maupun padi, kami akan membeli hasil panen padi dan jagung dari para petani warga Desa kami dengan harga pasaran, agar petani tidak repot lagi menjual hasil panennya cukup ke BUMDes saja, kemudian kita akan jual hasil panennya ke pihak Perusda dan pihak ketiga pengelola RPU dengan harga tersendiri," terangnya.

Ia menambahkan, untuk tahap awal BUMDes akan membeli padi hasil panen masyarakat terlebih dahulu, kemudian kedepan juga hasil panen jagung masyarakat dibeli, jadi semua lewat BUMDes kemudian kita jual lagi ke Perusda dan pihak ketiga yang mengelola RPU.

"Dengan diaktifkannya kembali RPU ini kami berharap petani di Desa kami lebih sejahtera, dan semua kebutuhan petani mulai dari pupuk dan lainnya dapat dibantu dengan kerjasama ini," harapnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top