• Sabtu, 04 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin saat meninjau RPU Tenggarong Seberang)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin melakukan kunjungan lapangan di Kecamatan Tenggarong Seberang, dimulai dari peninjuan demplot jagung di BPTP Desa Bangun Rejo dilanjutkan meninjau Rice Processing Unit (RPU) Tenggarong Seberang, Jum'at (22/10/2021).

Wakil Bupati Kukar dalam kunjungannya ini selain didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Sutikno, juga dihadiri Anggota Fraksi PDI-P DPR RI dari Dapil Kaltim Safaruddin, serta jajaran dari PT. Indoditas Duta Raya.

Usai meninjau Demplot Jagung dan RPU, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan, Pemkab Kukar pada tahun depan mulai mengaktifkan kembali RPU yang sudah lama tidak berjalan, ini merupakan program hilirisasi dari pertanian yang ada di Kukar yang masuk dalam program besar dari program Kukar Idaman, yakni ada 30.000 hektare swasembada jagung, dan ini sebagai salah satu hilirisasi dan pembuktiannya secara bertahap dengan mengaktifkan lagi RPU ini.

"Untuk mengaktifkan kembali RPU ini kita anggarkan di perubahan kurang lebih ada Rp 1 miliar untuk perencanaannya, sehingga pada anggaran murni tahun depan kita menganggarkan lagi untuk pembangunan serta penyediaan alat-alat yang dibutuhkan, dan nilai anggaran tahun depan tergantung dari hasil perencanaan yang ada di perubahan, kita tidak bisa mengira-mengira untuk anggaran tahun depan karena akan kita hitung dulu karena banyak sub-subnya," jelasnya.

Artinya lanjut Rendi, bukan hanya RPU saja yang dilakukan pembenahan tetapi juga ada yang lain seperti teknologi ozon, ada depo alsintan, dan lainnya serta ada beberapa fungsi gedung yang akan ditambahkan di RPU ini supaya bisa beroperasi secara profesional.

Rendi mengaku, pengaktifan kembali RPU ini kita mitrakan dengan Perusda Kukar dengan pihak ketiga, sehingga bisa dikelola dengan baik, artinya tidak dikelola langsung oleh daerah dan akan menjadi food station.

"Artinya kalau kita kelola secara profesional maka ini juga akan menghasilkan prodak yang akan dikembangkan di RPU ini, sehingga visi misi kita sejahtera berbahagia terwujud untuk sektor pertanian yang di mulai dari RPU ini," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi PDI-P DPR RI dari Dapil Kaltim Safaruddin menambahkan, bahwa RPU ini nantinya akan dimulai dari jagung dan kita mengharapkan bagaimana mulai dari awal bisa meningkat kapasitas penghasilan masyarakat khususnya petani, karena biasanya petani panen jagung bagus tapi tidak ada yang beli, dan sekarang sudah ada dari PT Restu yang membeli.

Kemudian untuk beras, Safaruddin mengaku sudah lama pak Bupati ingin RPU bisa jalan kembali, karena Kukar sudah memiliki gedung RPU dan sekarang di Kukar sudah meningkat hasil pertaniannya dari gabah dan padi, tapi ini bisa masalah kalau harga gabah naik yang beli siapa, maka harus kita fungsikan RPU ini untuk mengendalikan harga.

"Jadi bukan gabah yang kita jual, tapi kita jual beras, dan tadi kita sudah cek beberapa tempat di RPU ini termasuk nanti juga ada alat-alat pertanian kita juga siapkan, supaya masyarakat petani bukan hanya bisa mengelola sawah satu hektare saja tetapi bisa sampai 10 atau 50 hektare," tuturnya.

Sehingga lanjutnya, anak-anak generasi muda atau milenial di Kukar kedepan jangan lagi mencari pekerjaan ke Kota, mereka bisa menjadi petani milenial di Kukar.

"Dengan Pertanian di Kukar berkembang maka akan otomatis kita mempersiapkan ketahanan pangan memenuhi kebutuhan di Ibu Kota Negara baru nantinya di Kaltim," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top