• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota Komisi II DPRD Kaltim Puji Hartadi)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Kemerdekaan yang telah di raih oleh Bangsa Indonesia 76 tahun lalu tidak terlepas oleh peran santri. Perjuangan mempertahankan NKRI oleh para santri dan Kyai di Pondok Pesantren kala itu menjadi bagian sejarah yang tidak akan pernah terlupakan.

Kini semangat Nasionalisme para santri dulu harus terus kita transformasikan dalam semangat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021 hari ini.

Hal ini diungkapkan, Anggota Komisi II DPRD Kaltim Puji Hartadi menyambut peringatan Hari Santri Nasional 2021.

Ia mengatakan, Presiden RI Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan lndonesia.

Resolusi Jihad ini lanjut Puji Hartadi, kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan. Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda, untuk peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga.

"Bahwa kita akan terus merawat persatuan Bangsa dengan terus memberikan ruang aktualisasi bagi para santri di Indonesia untuk dapat bertumbuh, berdaya dan berkarya. Sekali lagi saya ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2021, Bertumbuh, Berdaya dan Berkarya," ungkap Politisi PKB tersebut.

Ia berharap, di Hari Santri ini, santri kedepan bisa menjadi contoh dan panutan bagi para muda mudi zaman sekarang, dan bisa menjunjung akidah islamiyah jangan sampai terpengaruh budaya dari luar negeri.

"Santri juga merupakan teladan yang tercermin dari sikap bangsa yang teguh dalam menjalankan ajaran agama. Semoga santri tetap ada di hati masyarakat bangsa Indonesia," pungkasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top