• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Sekda Kukar Sunggono saat menyampaikan sambutan Bupati Kukar pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono mengatakan, pihaknya bersyukur kegiatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW pada tahun ini dapat dilaksanakan dalam situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 yang semakin melandai sekalipun belum dapat dikatakan telah berakhir.

Dirinya juga bersyukur beragam kegiatan telah dapat kita laksanakan dalam suasana yang lebih longgar. Bahkan Shaf Shaf sholat berjama'ah di Masjid dan Musholla dapat kembali kita rapatkan.

Hal ini diungkapkan Sunggono saat menyampaikan sambutan Bupati Kukar, dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah, yang berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Selasa (19/10/2021) malam.

"Namun demikian kita tentu tetap harus menjaga segala hal yang berpotensi kembali meningkatnya kasus Covid-19. Kita semua tentu berharap, Pandemi Covid-19 benar-benar dapat teratasi, dan selanjutnya seluruh aktivitas dapat kita laksanakan sebagaimana sediakala," ungkap Sunggono.

Dalam kesempatan ini, ia juga mengatakan, bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW senantiasa menjadi momentum yang tepat bagi kita untuk kembali merenungkan tentang keteladanan keagungan, serta kemuliaan sosok pribadi junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

"Peringatan Maulid Rasulullah Muhammad SAW, seharusnya menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kecintaan kita dengan menjadikan Baginda Nabi sebagai Uswah dan Qudwah dalam menjalani kehidupan, pada setiap peran yang kita jalankan," tuturnya.

Selain itu lanjutnya, memperingati Maulid Nabi juga dapat pula kita jadikan tekad untuk mengerahkan segala kemampuan yang ada melanjutkan misi kenabian, dengan menyempurnakan akhlak yang mulia, menebarkan kasih sayang perdamaian keadilan dan toleransi, serta membangun tatanan peradaban dunia yang rahmatan lil alamin, rahmat bagi semesta alam.

"Memiliki akhlak yang mulia, adab yang tinggi, budi pekerti yang luhur, merupakan kunci dari capaian keberhasilan yang ingin diraih, termasuk dalam upaya memajukan daerah, bangsa dan negara," tambahnya.

Ia mengungkapkan, bangsa yang maju dan modern adalah bangsa yang unggul peradabannya. Peradaban adalah bentuk budaya paling tinggi dari suatu kelompok masyarakat. Peradaban mencerminkan kualitas kehidupan manusia dalam masyarakat, yang diukur dari lahinya ketentraman, terciptanya kedamaian, terpenuhinya keadilan dan terwujudnya kesejahteraan

"Karena itulah, sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita mempunyai tanggung jawab yang tidak ringan, yakni terus berusaha untuk mengaktualisasikan diri sebagai umat yang terbaik, menjadi pioneer, dalam mewujudkan kemajuan," terangnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara senantiasa mendorong dan mendukung berbagai kegiatan dalam rangka peningkatan syiar Islam, terutama dalam upaya pendidikan, pengajaran, pembermukan dan pembinaan akhlak yang mulia, adab dan budi pekerti sehingga terbangun karakter masyarakat Muslim Kutai Kartanegara yang beriman, bertaqwa serta menjadi tauladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Harapan kita bersama, dengan hadirnya berbagai kegiatan keagamaan, baik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten maupun oleh masyarakat, akan semakin memperkuat proses pembinaan mental spiritual keagamaan masyarakat kita, dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang kita cintai ini akan dibukakan pintu rahmat dari langit dan bumi, dijadikan daerah yang Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur, serta diberikan anugerah berupa keselamatan, kesejahteraan dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Kutai Kartanegara," tutupnya.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Sultan Sulaiman diisi penceramah Ustadz Ahmad Jubaidi dari Muara Muntai yang juga merupakan alumni Ponpes Darul Hijrah Martapura Kalsel, dan juga dihadiri Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, Kepala Kantor Kementerian Agama Kukar Mukhtar, serta perwakilan Forkopimda Kukar. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top