• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



TENGGARONG,(KutaiRaya.com). DPD KNPI Kutai Kartanegara menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dan Musyawarah Daerah (Musda) ke XV, yang dilaksanakan di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Senin (27/9/2021).

Acara Rapimda dengan mengangkat tema “Konsolidasi Pemuda untuk Sinergisitas Gerakan dan Tetap Satu Pemuda untuk Kukar” itu dibuka Wakil Bupati Rendi Solihin, dihadiri Ketua DPD KNPI Kalimantan Timur Arif Rahman Hakim, Ketua DPD KNPI Kukar Tauhid Aprilianoor dan jajarannya, Ketua DPRD Abdul Rasyid, Sekretaris Dispora Kukar dan undangan lainnya.

Rendi Solihin Wakil Bupati Kutai Kartanegara menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Rapimda dan Musda KNPI Kukar. "KNPI di Kukar, di bawah kepemimpinan Bung Thauhid dan Bung Eko Wulandanu, cukup baik dalam menjaga ritme solidaritas kepemudaan, berkolaborasi dalam banyak hal, peran pemuda dan pemerintah Kutai Kartanegara," tutup Rendi.

Menurut Rendi banyak harapan di Kutai Kartanegara, KNPI yang merupakan organisasi kepemudaan yang menjadi mitra pemerintah dalam memajukan, mempersatukan organisasi masyarakat pemuda, bisa menampung segala persoalan dan menyalurkan ide-ide kreatif, generasi muda sekarang khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Saya mewakili pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara apresiasi atas kegiatan kali ini, karena kami menaruh harapan yang besar kepada KNPI Kukar, baik DPD KNPI maupun DPK se Kutai Kartanegara, agar KNPI bisa membuat mewujudkan program pemerintah, bergerak searah menuju Kutai Kartanegara Idaman sesuai misi kita yaitu menuju masyarakat yang sejahtera dan berbahagia di Kukar,"ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPD KNPI Kukar Thauhid Aprilian Noor mengatakan, selama tiga tahun mengemban amanah memimpin KNPI Kutai Kartanegara, sudah banyak upaya maksimal dilakukan. Namun sejak pandemi Covid-19 DPD KNPI agak kesulitan dalam bergerak dan sudah berupaya membantu mensuport pemerintah.

Menurut Toi panggilan Tauhid, bahwa berakhirnya masa kepengurusan KNPI jatuh pada 21 September 2021.

"Sudah tiga tahun kami tidak terasa mengemban amanah ini, banyak hal yang kami lakukan pada tahun pertama allhamdulilah sudah berjalan dengan baik, tapi di tahun kedua dan ketiga ini terkendala pandemi covid, sehingga kegiatan yang sudah kami agendakan tidak kami laksanakan, karena kami menghormati keputusan pemerintah untuk memprioritaskan penanganan covid," ujarnya.

Ia menyebut bahwa OKP yang berhimpun di KNPI sampai saat ini berjumlah sekitar 58 OKP, dari jumlah tersebut lebih 50 persen aktif, dan selebihnyat masih dilakukan perubahan kepengurusan.

Untuk diketahui pada pelaksanaan Rapimda DPD KNPI Kutai Kartanegara diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari OKP dan Dewan Pimpinan Kecamatan KNPI se Kukar.

Poin penting dalam pembahasan Rapimda tersebut menetapkan kriteria dan tata tertip pemilihan calon ketua KNPI periode 2021/2024, menyusun program kerja rekomendasi organisasi, serta pemilihan ketua dan formatur musda knpi yang ke XV yang bertugas menyusun komposisi kepengurusan. (*dri)

Pasang Iklan
Top