• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Pangdam Mulawarman dan rombongan saat meninjau di Desa Tanjung Batu.

TENGGARONG,(KutaiRaya.com) Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman melakukan kunjungan di desa sinergi hijau, di Desa Tanjung Batu Tenggarong Seberang dalam rangka panen raya Selasa (14/9/21).

Turut mendampingi dalam kegiatan Panen Raya Padi dan Tomat itu Bupati Kukar Edi Damansyah, Dandim Letkol Inf. Charles Alling, Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama, serta Kepala Desa Tanjung Batu Husniansyah.

Heri Wiranto menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kodim 0906/Tenggarong, yang telah berhasil menjalankan program ketahanan pangan.

"Keberhasilan ini berkat kerja keras, dari semua unsur yaitu kodim, polres, bupati,dinas pertanian, dan yang tidak kalah penting adalah kelompok tani di desa Tanjung batu yang luar biasa". kata Heri Wiranto.

Bahwa kondisi lahan tidur di desa Tanjung Batu yang awalnya sulit untuk diolah, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi lahan pertanian. Kelompok tani yang tadinya menghadapi kondisi yang sama berat, tetapi tetap bersemangat, dan akhirnya desa ini menjadi hidup. Pertanian, perkebunannya jalan serta menghidupkan sentral lainnya, seperti UMKM jalan dan menjadi desa yang benar benar mandiri.

Sehingga kegiatan ini dalam konteks pembinaan secara menyeluruh dari pemerintah daerah yang didukung oleh Dandim, dan Kapolres.

"Kita sering katakan dari sebelumnya tidak ada menjadi ada. Semangat ini harus terus berlangsung, agar menjadi inspirasi bagi masyarakat yang lain" Jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan, bahwa Desa Tanjung Batu atas dorongan kebijakan dari panglima, dan danrem, serta jajaran, menjadi fokus salah satu pengembangan nasional cadangan pangan, melalui desa sinergi hijau.

"Hari ini kita sudah melihat, dari rencana 460 hektar kurang lebih yang direncanakan, kawasan ini sudah terpadu, baik itu padi sawah maupun pertanian hortikultura, serta beberapa kolam ikan"katanya.

Dikatakannya, tentunya bagian ini selalu berkoordinasi dengan Dandim, dan keberhasilan ini akan menjadi roll model bagi beberapa desa nantinya.
"Ini kawasan terpadu pertanian seiring dengan kebijakan pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara tahu 2021-2026, salah satu fokus adalah bidang pertanian"katanya.

Mimpi besar Kutai Kartanegara, bahwa kebijakan pemerintah dengan pemindahan ibukota negara disamboja dan PPU, yang nanti kebutuhan pokok itu harus disuplai dari daerah sendiri.

Inti dari apa yang di sampaikan, Pemerintah selalu berpesan kepada kepala desa, masyarakat, bahwa kawasan ini selain sebagai pengembangan terpadu, juga menjadi pembelajaran. Dimana pemerintah sedang mendorong kelompok tani milenial.

Saat ini Kutai Kartanegara kurang lebih 13% rumah tangga petani menurun, karena petaninya sudah tua. Salah satu dorongan untuk anak muda agar terbuka wawasannya, bahwa sektor pertanian menjanjikan. Pertanian saat ini identik dengan manajemen dan teknologi, jauhkan pikiran bahwa bertani itu identik dengan basah basah dan lumpur.

Sekarang dituntut untuk para generasi muda milenial itu harus masuk sektor pertanian, krena pemerintah telah membuka luas ruang kebijakan dalam sektor pertanian.t
(*dri)

Pasang Iklan
Top