• Rabu, 06 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK dan Gubernur Kaltim Isran Noor saat menghadiri
Serbuan Vaksinasi TNI AU Dan Bakti Sosial Berau Coal Sinar Mas untuk Indonesia di Bandara Kalimarau Berau.Foto:humasdprdkaltim)


TANJUNG REDEB (KutaiRaya.com) - Serbuan Vaksinasi TNI Angkatan Udara (AU) dan Bakti Sosial Berau Coal Sinar Mas untuk Indonesia di Bandara Kalimarau Berau, Sabtu (11/9/2021) lalu, sangat diapresiasi Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK.

"Tentu kita sangat mengapresiasi serbuan vaksinasi ini, namun kita juga mendorong agar setelah ini gerakan vaksinasi bisa dilakukan hingga ke pedesaan karena hingga kini banyak belum tersentuh dan terjangkau," ujar Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK.

Untuk itu lanjut politisi Golkar tersebut, pihaknya akan meminta dari pihak swasta seperti PT Berau Coal sebagai icon perusahaan di Kabupaten Berau untuk membantu penyelenggaraan bantuan vaksinasi ini.

"Saya khawatir jika pelaksanaan vaksinasi tidak segera menjangkau ke pedesaan akan membawa dampak tersendiri. Hal ini perlu menjadi perhatian untuk diantisipasi," tuturnya.

Legislator Karang Paci dari Dapil VI menambahkan, antisipasi tersebut seperti persiapan untuk melaksanakan vaksin dipedesaan seperti Desa Long Sului, mengingat daerah ini cukup sulit dijangkau maka perlu dipersiapkan sebaik mungkin dengan melibatkan pihak-pihak yang dimungkinkan untuk turut mensukseskan vaksinasi.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengapresaiasi banyaknya sumbangsih yang diberikan PT Berau Coal selama beroprasi didaerah Kabupaten Berau. Sehingga menjadi harapan tersendiri baginya agar perusahaan tersebut bisa segera menyelenggarakan bantuan vaksinasi.

"Tanpa bantuan swasta, saya meyakini cukup sulit dapat terselenggara dengan maksimal dan optimal bagi daerah-daerah terisolir. Dan daerah-daerah pedesaan memang menjadi tantangan tersendiri bagi kita. Ada beberapa persoalan yang perlu dipersiapkan untuk membawa petugas medis kesana dengan jalur tempuh menggunakan ketinting misalnya dengan jumlah muatan yang tidak banyak," pungkasnya. (One/Hms/Adv)

Pasang Iklan
Top