• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota DPRD Kaltim Salehuddin, S.Sos,S.Fil)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, beberapa waktu lalu telah melakukan mutasi bagi 217 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kutai Kartanegara.

Dan mutasi bagi 217 pejabat ASN tersebut yang meliputi 84 pejabat administrator (eselon III) dan 133 pejabat pengawas (eselon IV) mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Kukar Salehuddin S.Sos, S.Fil.

Menurut legislator DPRD Kaltim yang duduk sebagai Sekretaris Komisi IV ini mengaku, mutasi pejabat dilingkungan Pemkab Kukar adalah hal yang biasa dalam suatu organisasi pemerintahan, karena merupakan tuntutan organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan ASN terhadap masyarakat.

"Oleh sebab itu jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara ASN kita harus disyukuri dan hendaknya dapat dijaga dan diimbangi dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja," tutur Saleh sapaan akrabnya.

Politikus Golkar ini mengatakan, proses mutasi ini wajar dilakukan, karena Bupati Kukar saya pikir juga ingin melakukan proses akselerasi terkait dengan kinerja-kinerja para ASN yang ada di Kabupaten Kukar.

"Kabupaten Kukar membutuhkan aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan masyarakat untuk melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan, maka sudah sewajarnya Bupati Kukar melakukan proses akselerasi terkait dengan kinerja-kinerja para ASN," terangnya.

Ia menambahkan, rotasi, mutasi ataupun promosi suatu jabatan merupakan bagian dinamisasi, proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi birokrasi, akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya.

"Dengan demikian hendaknya hal ini dapat kita lihat dan kita tanggapi secara wajar dan sebagai hal yang biasa," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top