• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Kepala SMK Geologi Pertambangan.

TENGGARONG,(KutaiRaya.com)- Sekolah kejuruan di Tenggarong memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hal tersebut dilakukan mengingat pelaksanaan kegiatan belajar kebanyakan melakukan praktikum, sehingga perlu dilakukan pembelajaran tatap muka.

Salah satu sekolah yang memberlakukan PTM terbatas adalah SMK Geologi Pertambangan Tenggarong, yang tentu penerapan PTM dengan prokes ketat.
Kepala Sekolah SMK Geologi Pertambangan Suwardi mengatakan, praktikum tetap di laksanakan dengan membatasi 8 sampai 10 siswa yang hadir sesuai aturan, jika ada siswa yang tidak hadir mengikuti pelajaran masih diberi toleransi.

"Kami tidak memaksa siswa maupun gurunya untuk melakukan pembelajaran praktik di sekolah, karena untuk menghindari penyebaran Covid-19" kata Suwardi diruang kerjanyaKamis (9/9/2021).

Ia menambahkan, bahwa pandemi, proses pembelajaran daring, siswa tak sedikit yang terkendala jaringan, ada beberapa siswa yang rumahnya susah jaringan sehingga tidak mengikuti pembelajaran daring.

Sementara itu di SMKN 2 Tenggarong. Pelaksanaan praktikum belum dilakukan.

Melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 2 Tenggarong Siswanto mengatakan, untuk saat ini pembelajaran praktikum belum bisa dilakukan, dikarenakan kondisi pandemi covid-19.

"Untuk selanjutnya pada saat pembelajaran tatap muka baru bisa dilakukan praktikum, dengan menerapkan Prokes dan melakukan pembatasan secara bergiliran,". kata Siswanto yang menyebut bahwa jumlah siswa SMKN 2 Tenggarong sebanyak 1.210 siswa. (*dri)

Pasang Iklan
Top