• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Petugas kepolisian saat mengevakuasi mayat ke rumah sakit)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Penemuan mayat laki-laki di Jalan Panjaitan RT 10 Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong gegerkan warga sekitar, Jumat (27/8/2021) sekitar pukul 19.00 Wita.

Kemudian sekitar pukul 20.00 Wita, tim Inafis Satreskrim Polres Kukar melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut untuk kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari keterangan saksi Rodi, bahwa mayat laki-laki itu adalah perantau asal Madiun, Jatim, yang sudah lama tinggal di Tenggarong, dan hanya tinggal sebatang kara tanpa sanak saudara serta tidak memiliki identitas. Meski begitu, warga sekitar kerap menyapanya dengan sapaan Gento.

"Saat ditemukan mayat tersebut saya habis sholat maghrib, lalu keluar rumah mau menutup mobil, tetapi saya lihat kaki almarhum ini jatuh gitu, kemudian saya panggil tapi tidak di gubris, pas saya lihat kedalam posisi almarhum telentang dan mulutnya menganga dan mata terbuka, lalu saya panggil tetangga untuk memastikan," terangnya.

Setelah dipastikan Gento sudah tak bernyawa lagi. Rodi pun langsung melapor kepada Ketua RT dan berkoordinasi dengan pengurus masjid yang dekat.

"Almarhum memang beberapa hari terakhir sakit-sakitan. Saya juga sempat menawarkan bantuan kepada Gento untuk diantarkan berobat ke rumah sakit, tetapi ditolak. Dari informasi tetangga juga almarhum tidak makan kemudian batuk kemudian muntah-muntah," tutupnya. (One)

Pasang Iklan
Top