• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Kepala BPTP Kaltim Fausiah T. Ladja)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Dari kegiatan panen perdana jagung Komposit dengan varietas Lamuru oleh Kelompok Tani Saka Makmur Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong, targetnya adalah produksi benih yang akan dihasilkan sekitar 9 ton benih Jagung berkualitas dari 9 hektare luasan jagung varietas Lamuru di Kukar.

Hal ini diungkapkan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim Fausiah T. Ladja, saat menghadiri panen perdana jagung komposit Kelompok Tani Suka Makmur, Selasa (3/8/2021).

"9 ton benih jagung ini akan diserahkan ke pak Budisatrio Djiwandono legislator Gerindra, untuk disebar luaskan lagi ke seluruh Kabupaten/Kota di Kaltim," ungkap Fausiah.

Ia menjelaskan, varietas jagung Lamuru yang kita tanam ini adalah untuk pakan ternak, karena jagung hasil dari Badan Litbang Pertanian sebenarnya ada dua macam yakni untuk food dan feed, sedangkan kegiatan panen yang dilakukan ini untuk feed atau pakan ternaknya.

"Harapan kami kedepannya setelah ini bisa dikembangkan, karena masalah pemasarannya masih menjadi kendala secara umum di lapangan dan mungkin bantuan dari Komisi IV DPR RI lewat pak Budisatrio Djiwandono harapannya ada bantuan untuk dibuatkan pabrik pakan, karena jika kami lihat potensi peternakan di Kaltim juga saat ini sangat bagus," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji yang juga turut hadir dalam kegiatan panen jagung perdana tersebut mengatakan, bahwa kinerja BPTP Kaltim cukup aktif dalam bekerja sama dan hasilnya juga luar biasa, jadi kita melihat adanya perkembangan yang sangat baik kepada petani, sehingga bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan.

"Kita berharap tidak hanya sampai disini kerja sama dengan BPTP Kaltim, tetapi bisa kontinyu agar masyarakat Kaltim bisa melakukan swasembada pangan dibidang hortikultura maupun dibidang padi sehingga ekonomi masyarakat bisa berkembang, apalagi ditengah dampak pandemi saat ini yang mengakibatkan ekonomi turun luar biasa, agar kita minimal dapat bertahan dan para petani masih bisa berproduksi dan kedepannya kita juga akan memberikan bantuan-bantuan yang lain yang sifatnya untuk hilirisasi dari kebun jagung tersebut," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan kami tindaklanjuti kerjasama kedepannya, apakah kita memperluas kebunnya sendiri atau kita menambah mesinnya, karena kita juga berharap tidak hanya sampai hulunya saja tetapi kita juga ingin ke hilirnya.

"Dan ini kita akan lihat BPTP Kaltim sejauh mana kesiapannya dan apa yang bisa kita bantu dari Pemprov Kaltim, tentunya ini juga untuk kesejahteraan masyarakat Kaltim," harapnya. (One)

Pasang Iklan
Top