• Sabtu, 04 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Salehuddin didampingi Lurah Loa Ipuh Darat dan Ketua Kelompok Tani Kendoyan mencoba Unit Inovasi Teknologi Trenggiling)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Prestasi membanggakan diraih Kelompok Tani Kendoyan Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong Kutai Kartanegara, dengan meraih juara satu Inovasi Teknologi yakni hasil inovasi berupa Trenggiling (Truk Rakitan Anti Guling), pada lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan DPMPD Kaltim di Balikpapan beberapa waktu lalu.

Dengan prestasi ini, maka Kelompok Tani Kendoyan akan mewakili Kaltim di tingkat Nasional.

Dan prestasi ini juga mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kaltim Salehuddin S.Sos, S.Fil, saat menggelar reses di Sekretariat Kelompok Tani Kendoyan, Jum'at (9/7/2021).

Politisi Golkar ini mengaku, dirinya sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih, dan pemerintah daerah juga harus memberikan atensi sekaligus perhatian terhadap Kelompok Tani Kendoyan, karena bagaimanapun pertanian bisa maju kalau ada tekhnologi tepat guna yang tidak mahal dan sederhana tetapi juga bermakna fungsional terhadap kegiatan pertanian.

"Tentunya hal ini perlu kita apresiasi dan kita kembangkan, apalagi mungkin Dinas pertanian dan perkebunan seharusnya ini menjadi prioritas bagi kelompok-kelompok tani yang berprestasi seperti ini, karena bagaimanapun pertanian atau perkebunan secara luas tidak bisa akan maju tanpa ada mekanisasi, salah satunya dengan wujud sederhana dan kemampuan masyarakat membuat tranportasi pengangkut hasil pertanian yang dibuat dari mesin motor, besi-besi bekas dan lainnya kemudian disatukan menjadi sebuah inovasi berupa Trenggiling (Truk Rakitan Anti Guling)," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kendoyan Muhammad Jupri menjelaskan, untuk membuat satu unit Trenggiling (Truk Rakitan Anti Guling) dengan daya angkut hasil pertanian mencapai 1 ton ini memerlukan biaya Rp 25 juta, yang digunakan untuk membeli bahan-bahannya, seperti mesin motor, kemudian besi bekas dan lainnya untuk kemudian dirakit.

"Dan Alhamdulillah saat ini sudah ada dua Desa yang memesan unit Trenggiling (Truk Rakitan Anti Guling) ini. Dan kami juga memohon dukungan dari warga Kukar, semoga pada lomba inovasi teknologi mewakili Kaltim di tingkat nasional kita bisa meraih hasil terbaik," harapnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top