• Senin, 02 Agustus 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin ,S.Sos,S.Fil)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Permasalahan antara Yayasan Melati dengan SMAN 10 Samarinda, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin S.Sos, S.Fil berharap masalah ini segera selesai, dan jangan sampai siswa menjadi korban untuk mendapatkan haknya memperoleh pendidikan.

"Harapan kita juga kepada Gubernur Kaltim harus punya sense of crisis menyikapi masalah ini, dan turun tangan untuk mencari solusi yang terbaik, dan apapun keputusannya jangan sampai mengganggu proses belajar mengajar siswa dan proses pendidikan yang sudah lama berjalan," ungkap Saleh sapaan akrabnya kepada KutaiRaya.com belum lama ini.

Politisi Golkar ini mengaku, Komisi IV menegaskan sesuai keinginan Komite Sekolah SMAN 10 Samarinda dan beberapa harapan dari orang tua murid dan warga sekitar sekolah, juga dukungan dari Kecamatan dan Kelurahan disana, maka kita minta tetap membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah tersebut.

"Karena harapan dari masyarakat sekitar ingin tetap adanya pelaksanaan PPDB di kampus A SMAN 10 Samarinda tersebut, agar mengakomodir kebutuhan siswa kita yang memang zonasinya berada di sekolah tersebut," tuturnya.

Saleh menambahkan, pihaknya juga meminta kepada Pemprov Kaltim dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim untuk segera menuntaskan masalah tersebut.

"Jangan sampai permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut, harus segera ada penyelesaian, karena menyangkut kepentingan masyarakat dan siswa," tutupnya. (One/Adv)

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Top