• Selasa, 28 Juni 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Ketua Bapemperda DPRD Kukar Ahmad Yani)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kukar Ahmad Yani mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok ada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengurusi terkait pemberdayaan masyarakat, hal ini sesuai dengan visi misi Bupati Kukar menyangkut pemberdayaan masyarakat, bantuan UMKM dan lainnya.

"Jadi kita godok bagaimana caranya ada BUMD yang mengurusi terkait pemberdayaan masyarakat, misalnya ada kita tinjau Bank BPR BePeDe Kutai Sejahtera yang kita harap ini bisa menjadi BUMD, jangan menjadi anak perusahaan," ungkap Ahmad Yani di ruang Bapemperda DPRD Kukar belum lama ini.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, jika BPR BePeDe Kutai Sejahtera hanya menjadi anak perusahaan berarti masih bagian dari Bankaltimtara, sedangkan pemegang saham Bankaltimtara adalah pemerintah daerah di Kaltim dan Kaltara sehingga jangkauannya tidak bisa fokus.

"Oleh karena itu kita minta Bank BPR BePeDe Kutai Sejahtera bisa diambil alih oleh pemerintah daerah sehingga bisa menjadi BUMD," terangnya.

Maka lanjutnya, pemberdayaan masyarakat dan program-program pemerintah bisa dilekatkan di Bank BPR BePeDe Kutai Sejahtera dan tidak harus di Bankaltimtara yang jangkauannya cukup luas, sehingga tidak fokus mengurusi kepentingan terkhusus Kukar, oleh karena itu kita ingin Bank tersebut menjadi BUMD.

Anggota DPRD Kukar dari Dapil V ini menambahkan, selain Bank BPR BePeDe Kutai Sejahtera, di Kukar juga ada Bank BPR Ingertad di Kecamatan Kota Bangun, karena melihat progresnya kita juga ingin Bank tersebut juga bisa menjadi milik daerah, agar nanti pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi yang dapat menyentuh langsung ke masyarakat yang ada di Desa-Desa dan di pelosok bisa melalui program perbankan itu.

"Maka kita butuhkan BUMD terkait dengan program pemberdayaan masyarakat, karena selama ini di Kukar tidak ada BUMD terkait dengan perbankan, maka ini sangat pas apalagi ini sesuai visi misi Bupati Kukar yang harus diterjemahkan lewat perbankan karena ini yang paling penting," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top