• Senin, 02 Agustus 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Ketua Pansus Raperda Gerakan Etam Mengaji Ahmad Zulfiansyah)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Tim Pansus Raperda Gerakan Etam Mengaji telah melakukan finalisasi pada akhir pekan lalu, dan saat ini tim Pansus tinggal menunggu untuk segera di sahkan.

Ketua Tim Pansus Raperda Gerakan Etam Mengaji Ahmad Zulfiansyah mengaku, pihaknya sudah melakukan study banding ke berbagai daerah dan memang ada koreksi, tapi kami bersyukur Raperda Gerakan Etam Mengaji di Kutai Kartanegara ini merupakan satu satunya yang pertama di Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia. Dan tujuan utama dari Raperda ini adalah untuk mengislamkan orang Islam.

"Jadi konotasinya bukan tidak Islam, contohnya di dalam Al Qur'an ada artinya Hai orang-orang yang beriman, bukan hai manusia, jadi pilihannya diwajibkan berpuasa bagi yang beriman, karena sekarang banyak orang Islam tidak berpuasa artinya belum beriman, nah inilah salah satu contoh tujuan dari Raperda Gerakan Etam Mengaji," jelas Ahmad Zulfiansyah.

Politisi PPP ini mengatakan, untuk secara teknisnya kedepan nanti akan diatur dengan Pemerintah Daerah melalui Perbup, yang penting kami sudah membuat aturan dan regulasinya bahwa program-program gerakan etam mengaji itu lebih lengkapnya kita tujukan khusus kepada siswa generasi muda, mulai dari tingkat PAUD, SD sampai SMP.

"Kalau kita khususkan untuk siswa tingkat SMA itu mereka sudah malas belajar mengaji, jadi kita lebih fokuskan kepada anak-anak dari tingkat PAUD, SD sampai SMP," ungkapnya.

Ia menambahkan, Raperda Gerakan Etam Mengaji di Kukar ini berbeda dengan daerah lain di Indonesia, kalau daerah lain mengadopsi gerakan maghrib mengaji, artinya ini ditentukan jam pelaksanaan mengaji nya, dan Raperda yang diadopsi Kukar ini secara menyeluruh.

"Sebenarnya kita sudah ada aturan yang mengatur yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 24 Tahun 2016, tapi untuk memperjelas dan memperkuat kita jadikan Perda agar berkekuatan hukum, agar anak-anak dan masyarakat kita yang beragama muslim bisa memperdalam dan memperkuat dalam mencintai kitab suci Al-Quran," tutupnya. (One/Adv)

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Top