• Sabtu, 23 Oktober 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota DPRD Kaltim Marthinus)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Kelanjutan pembangunan jembatan Tering dan jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di Kabupaten Kutai Barat menemui titik terang, setelah Komisi III DPRD Kaltim menggelar hearing dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat di ruang rapat Gedung E DPRD Kaltim, pekan lalu.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Marthinus mengatakan, untuk kelanjutan pembangunan jembatan Tering dan jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di Kutai Barat ini pihaknya masih mencari langkah-langkah yang diperlukan untuk kelanjutan kedua jembatan tersebut.

"Kami ada 2 opsi yaitu membuat rencana desain ulang jembatan, namun kemungkinan struktur yang lama kita pergunakan lagi, terkait anggaran nanti diajukan lewat APBD daerah, APBD Kaltim, dan anggaran pusat APBN," ungkapnya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini menjelaskan, bahwa anggaran APBN harus dilibatkan di pembangunan ini, karena Kubar turut berbatasan dengan Kabupaten PPU yang sama sebagai calon IKN, dan Kubar juga merupakan wilayah yang strategis dari sisi adat, sosial, dan wisata.

"Untuk pembangunan jembatan Tering dan ATJ tetap dilanjutkan dan DPRD Kaltim siap untuk meneruskan ke Gubernur Kaltim," tegasnya.

Anggota DPRD Kaltim Dari Dapil V ini menambahkan, dengan adanya Jembatan ATJ ini akses tempuh jadi singkat, yang sekarang ini 10 jam bisa ditempuh selama 5 jam saja ke Kukar dan Kota Bangun selanjutnya ke Samarinda, kami berencana akan mengundang Bappeda Kaltim untuk mendiskusikan waktu rampungnya kedua jembatan tersebut.

"Dengan adanya 2 jembatan ini selesai, dapat digunakan komoditas pertanian dan lainnya, dan dengan di undang oleh pihak DPRD Kaltim ini ada titik terang terkait terlaksananya kedua jembatan ini," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top