• Sabtu, 04 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sarkowi V Zahry mengatakan, kondisi jalan yang rusak di Kecamatan Tenggarong Seberang, DPRD Kaltim sudah menganggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 sebesar Rp 54 Miliar.

Politisi Golkar ini mengaku, saat meninjau langsung rencana rekonstruksi pembangunan ruas jalan mulai dari patung Lembuswana Kecamatan Tenggarong Seberang sampai di Sebulu belum lama ini. Ketika meninjau ruas jalan yang rusak untuk menentukan titik-titik rekonstruksi, ternyata salah satu jalan dengan kondisi rusak paling parah di Desa Suka Maju dan Giri Agung.

"Oleh sebab itu DPRD Kaltim sudah menganggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 sebesar Rp 54 Miliar untuk rekonstruksi jalan dari patung Lembuswana sampai Sebulu," ujar Sarkowi kepada KutaiRaya.com baru-baru ini.

Legislatif dari Dapil IV Kukar ini menyebutkan, bahwa pihaknya sudah menganggarkan perbaikan jalan Tenggarong Seberang yang berstatus jalan provinsi, dan karena ini masuk dalam anggaran APBD Kaltim 2021 serta kami juga telah meninjau langsung kelapangan bersama dinas terkait, kita sudah menentukan jalan mana yang akan diperbaiki, mengingat paling parah jalan di Desa Suka Maju dan Giri Agung maka kedua Desa ini menjadi prioritas.

"Selain di dua Desa ini, kita juga akan memperbaiki jalan rusak di Desa Sumber Sari sampai di Desa Bunga Jadi Kecamatan Sebulu, tahun ini akan kita laksanakan perbaikan, tetapi karena asistensinya tertunda maka otomatis proses lelang dan segala macamnya juga mundur, dan informasinya sudah selesai semua maka dalam waktu dekat masuk proses lelang, dan jika prosesnya lancar maka pengerjaannya saya perkirakan mulai bulan Juli 2021 ini," tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan dilakukan bertahap, misalnya jika nanti ada yang rusak-rusak lagi nanti akan dimasukan di APBD berikutnya dan akan diperjuangkan kembali. Lantaran akses disana cepat meningkatkan nilai ekonomi karena banyak alat berat yang melintas.

"Kami harapkan 2023 sampai 2024 akan di perjuangkan terus sampai mulus sesuai harapan masyarakat," harap Sarkowi. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top