• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Novian Andri)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Pembina PKS Muda Kukar yang juga sebagai Kabid Kepemudaan DPD PKS Kukar, Novian Andri mengatakan, selama ini kita melihat pemuda atau kaum milenial hanya sebagai subjek politik, ketika saat Pilkada maka pemuda di rangkul baik itu secara dunia nyata maupun dunia maya, dan setelah Pilkada maka tidak ada pemberdayaan bagi pemuda.

Maka lanjutnya, PKS Muda Kukar hadir ingin merubah paradigma tersebut, jadi PKS akan melakukan pendampingan, pemberdayaan sampai para pemuda ini mengetahui Politik itu seperti apa. Karena semakin banyak kaum muda yang mengetahui politik memberikan harapan bagi berkembangnya demokrasi di Indonesia untuk semakin berkualitas.

"Jadi mereka tidak dijadikan objek politik terus, suatu saat pemuda ketika paham dengan partai PKS maka para pemuda atau kaum milenial kita akan jadikan sebagai subjek atau pelaku politik," ungkap Novian.

Sebaliknya, lewat politik lanjut Novian, generasi milenial dapat menunjukkan kualitas dan kapasitasnya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Selain itu Novian mengaku, beberapa contoh kegiatan PKS Muda adalah sekolah cinta Indonesia yang masuk ke banyak bidang, mulai dari kebangsaan, leadership dan politik, dan kegiatan ini sudah berjalan setelah Rakerda DPD PKS Kukar awal April lalu, kemudian kita koordinasi ke setiap DPC untuk membentuk PKS Muda di tingkat Kecamatan

"Agar pemuda atau kaum milenial tertarik bergabung dengan PKS Muda, maka kita akan melakukan pendekatan seperti yang pemuda saat ini suka dengan kegiatan musik dan seni grafis," tutupnya. (One)

Pasang Iklan
Top