• Minggu, 03 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Proses pemindahan puluhan napi yang dijaga ketat oleh pihak keamanan)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Sebanyak 49 napi tindak pidana narkotika dipindahkan ke Lapas Narkotika Samarinda, pemindahan ini merupakan salah satu langkah pencegahan gangguan keamanan melalui redistribusi napi.

Hal ini diungkapkan Kepala KPLP Lapas Kelas IIA Tenggarong Ade Hari Setiawan.

Menurut Ade, pemindahan ini juga mengingat Lapas Tenggarong adalah Lapas dengan kategori medium security, sedangkan Lapas Narkotika Samarinda merupakan Lapas maximum security dan khusus tindak pidana Narkotika.

"Pemindahan ini sebagai bentuk strategi pencegahan gangguan keamanan di dalam lapas dalam bentuk redistribusi napi dari lapas medium security ke lapas maximum security," ujar Ade Hari Setiawan.

Ia menambahkan, seluruh napi yang dipindahkan, diangkut dengan bantuan mobil tahanan Kejari Tenggarong dan mobil trans pas dengan dikawal oleh anggota Polres Kukar dibantu dengan petugas dari Lapas Tenggarong.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto mengatakan, bahwa pemindahan ini adalah kegiatan rutin untuk tahun 2021, dan Lapas Tenggarong sudah 2 kali melakukan pemindahan napi, yang pertama pada sekira bulan Maret melakukan pemindahan ke Lapas Balikpapan.

"Pemindahan ini kali dua dilaksanakan, sebelumnya kami lakukan pemindahan ke Lapas Balikpapan dan kegiatan merupakan kegiatan rutin dan terjadwal selain yang insidentil," ujarnya saat memantau langsung proses pemindahan.

Terpisah, Kasi Binapi Lapas Tenggarong Ahmad Harnadi, juga menyampaikan bahwa proses pemindahan napi tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan dan dari seluruh napi yang dipindahkan mayoritas dengan masa pidana diatas 5 tahun.

"Dalam pemindahan ini kami tetap mengikuti protokol kesehatan mengingat masih dalam masa pandemi covid, dan mayoritas napi yang dipindahkan dengan pidana 5 tahun keatas, dan selama proses pemindahan berjalan dengan lancar, tertib dan aman," tutupnya. (One)

Pasang Iklan
Top