• Senin, 02 Agustus 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Kepala Dinkes Kukar dr. Martina Yulianti saat memberikan penjelasan kepada awak media melalui aplikasi zoom)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menanggapi sejumlah relawan nakes (tenaga kesehatan) Covid-19 di Kukar yang mengeluh karena sudah 3 bulan gaji belum dibayar.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kukar dr. Martina Yulianti, alokasi untuk gaji mereka tetap dan tidak ada perubahan begitu juga dengan insentif, dan kami akui memang gaji mereka terkendala mulai Januari lalu tidak bisa segera dicairkan, menurut saya hal yang wajar karena umumnya semua penggajian pada awal tahun tidak bisa dilaksanakan karena masalah administrasi.

Ia mengatakan, seperti yang kita ketahui tahun ini ada permasalahan administrasi yang sifatnya nasional, yaitu dengan penggunaan sistem baru ini sedikit banyak menghambat dalam percepatan-percepatan, tetapi yang pasti kami dari OPD teknis sudah menganggarkan, menghitung dan sudah menyiapkan, artinya jika ini sudah ditingkat Kabupaten maka gaji mereka akan segera dibayarkan.

"Para relawan itu bukan tidak dibayar tapi belum dibayar artinya nanti ketika teman-teman dapat pembayaran itu rapel, jadi sebenarnya penundaan pembayaran karena murni masalah administrasi yang diluar kemampuan pemerintah daerah. Karena ini sifatnya permasalahan nasional tidak hanya di Kukar. Insya Allah dalam waktu dekat, kalau sudah selesai liburan ini Insya Allah dalam bulan April sudah bisa menerima rapelan," terangnya.

Ia menambahkan, teman-teman relawan saya lihat semuanya tetap semangat dan tetap bekerja seperti semula. Dan terkait anggaran tahun ini jauh lebih kecil daripada tahun awal pandemi.

Sementara itu, Sekda Kukar Sunggono mengaku, pada rapat beberapa hari yang lalu dengan pejabat pemangku terhadap penanganan COVID-19 di tahun 2021, dana APBD yang kita siapkan hampir Rp 40 Miliar diawal sampai pertengahan tahun. Dan kita upayakan untuk bisa ditambahkan.

"Komitmen Pak Bupati dan DPRD Kukar bahwa dana penangan Covid berapapun akan disiapkan. Tapi sementara ini kita terkendala waktu penganggaran, tapi Insya Allah rencana kebutuhan yang disampaikan teman-teman OPD misalnya dari Dinas Kesehatan, diantara yang dibutuhkan kurang lebih bukan lagi alkes seperti masa masa yang lalu, namun ada beberapa diantaranya seperti untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit darurat misalnya tempat tidur, untuk rehab dan sebagainya," paparnya.

Ia menuturkan, untuk relawan nakes Covid-19 Kukar sudah kita alokasikan juga anggarannya, dan kemarin berdasarkan rapat terakhir kita pada Rabu (31/3) lalu dengan inspektorat dan BPKAD dan pemangku program ini. Kita sudah sepakat Insya Allah secepatnya akan kita realisasikan karena kemarin kita ada kendala sedikit di masalah administrasi terutama berkenaan dengan kebijakan pemerintah pusat. (One)

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Top