• Sabtu, 04 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Arfan Boma Pratama)


TENGGARONG, Penurunan nilai APBD Kukar di 2021 senilai Rp3,6 triliun yang sebelumnya diestimasikan sekitar Rp4,8 triliunm, akan pula berdampak pada penganggaran kegiatan di kecamatan, salah satunya adalah kecamatan Tenggarong.

Menurut Camat Tenggarong Arfan Boma Pratama, beberapa kegiatan semisal pemberdayaan kepemudaan, karang taruna pada 2021 awal nanti akan tertunda.

"Pada kegiatan APBD murni ada program yang tetap dipertahankan, yakni terkait dengan upaya pencegahan kasus stunting, dan berdasar hasil rapat program ini tidak akan dirasionalisasi anggarannya,"kata Arfan Boma, Rabu (2/12/2020) di Pendopo Bupati Kukar

Tambah Boma penurunan Stunting ditetapkan sebagai program prioritas nasional yang harus masuk dalam rencana kerja pemerintah.

"Sehingga program stunting setiap tahun tetap ada, upaya dalam program
tersebut adalah mengoptimalkan fungsi posyandu, agar tetap disuport dan ditingkatkan dalam pelayanan,"ujarnya.

Sementara untuk program pembangunan infastruktur dikatakan Boma, pada 2021 direncanakan tetap akan berjalan, sesuai dengan Musrenbang kelurahan/desa sampai ke Musrenbang kecamatan.

"Pada perencanaan pembangunan infrastruktur 2021 tetap berjalan, hasil musrebang yang diperjuangkan oleh para anggota DPRD di dapil 1 (Tenggarong), sehingga pada prinsipnya untuk infastruktur akan tetap berjalan,"katanya. (zul/ADV Diskominfo)

Pasang Iklan
Top