• Senin, 02 Agustus 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Tulus Sutopo)



TENGGARONG,(KutaiRaya.com) Anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan pada 2021 yang bersumber pada Dana Alokasi Khusus (DAK) diperkirakan akan naik, dibanding alokasi DAK tahun ini.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Ihksanudin Noor melalui Kabid SD Tulus Sutopo, diruang kerjanya, Senin (23/11/2020).

"Tahun ini (2020) DAK untuk infrastruktur SD di Kukar kisaran Rp16 miliar, tahun 2021 diperkirakan lebih dari itu, yakni sekitar Rp16,7 miliar," katanya.

Untuk realisasi pad DAK 2020 ini menurut Tulus Sutopo, sudah mencapai 98 persen, yaitu untuk pembangunan sarana prasarna maupun rehab, dan pengerjaanya hanya tinggal finishingnya saja.

Anggaran DAK tentunya sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur tingkat SD di Kutai Kartanegara. Saat ini masih ada beberapa sekolah dasar yang memerlukah rehabilitasi.

"Uuntuk memenuhi standar Nasional, bidang sarana prasana pendidikan masih banyak Sekolah Dasar di Kukar yang harus di lakukan pembenahan atau renovasi," tuturnya.

Tulus juga menjelaskan, sejumlah sekolah yang perlu perhatian serius adalah bangunan inpres di daerah pedalaman,lalu di Kecamatan Loa Janan terdapat 2 sekolah perlu di rehab, di Muara Jawa ada 4 SD yang perlu di benahi atau termasuk rehab sedang, dan untuk Kecamatan Samboja terdapat 6 SD yang perlu di renovasi. Begitu pula dengan di Kecamatan Marang Kayu, Anggana masih banyak lagi SD yang perlu di perhatikan infrastrukturnya. (mad/ADV Diskominfo)

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Top