• Senin, 02 Agustus 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



DPRD dan Pemkab sepakat Rancangan APBD 2021


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - DPRD Kukar menggelar rapat paripurna ke 12 masa sidang I DPRD Kukar dengan agenda laporan Badan Anggaran dan kesepakatan bersama terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2021, diruang rapat Paripurna DPRD Kukar, Rabu (18/11) malam.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kukar Alif Turiadi didampingi Wakil Ketua II Didik Agung Eko Wahono dan Anggota DPRD Kukar, juga dihadiri Plt Bupati Kukar Chairil Anwar, Sekda Kukar Sunggono serta kepala OPD melalui virtual.

Anggota Banggar DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah dalam laporan tentang KUA PPAS APBD Kukar tahun anggaran 2021 menyampaikan, dari serangkaian kegiatan antara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara dengan TAPD Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2021 disepakati Pendapatan daerah sebelum penyesuaian 4,61 Trilyun Menjadi 3,23 Trilyun atau berkurang sebesar 1,38 Trilyun, dengan uraian PAD sebelum penyesuaian sebesar 489,65 Milyar Rupiah menjadi 470,76 Milyar Rupiah atau berkurang sebesar 18,89 Milyar Rupiah. Dana perimbangan, sebelum penyesuaian sebesar 4,12 Trilyun Rupiah menjadi sebesar 2,76 Trilyun Rupiah atau berkurang sebesar 1,36 Trilyun Rupiah.

"Kemudian Belanja Daerah terjadi penyesuaian sebelumnya sebesar 4,86 Trilyun Rupiah menjadi 3,61 Trilyun Rupiah atau berkurang sebesar 1,25 Trilyun Rupiah, dengan rincian Belanja Operasi sebelum penyesuaian 3,24 Trilyun Rupian menjadi 3,27 Trilyun Rupian, dengan rinciang Belanja Pegawai sebelum penyesuian 1,57 Trilyun Rupian menjadi 1,47 Trilyun Rupiah. Belanja Barang dan Jasa sebelum penyesuaian 1,61 Trilyun Rupiah menjadi 1,74 Trilyun Rupiah. Belanja Hibah sebelum penyesuaian 43,91 Milyar Rupiah menjadi 43,41 Milyar Rupiah. Belanja Bantuan Sosial tidak ada penyesuaian yaitu sebesar 2,65 Milyar Rupiah. Belanja Modal tidak ada penyesuian yaitu sebesar 1,22 Trilyun Rupiah. Belanja Tidak Terduga Terjadi Penyesuaian sebelumnya 10 Milyar Rupiah menjadi 40 Milyar Rupiah dan belanja Tranfer terjadi penyesuaian sebeleumnya 392,62 Milyar Rupiah menjadi 302,62 Milyar Rupiah, " jelasnya.

Pembiayaan Daerah lanjutnya, kesepakatan mengenai kebijakan pembiayaan daerah disampaikan penerimaan pembiayaan daerah sebelum penyesuaian 247 Milyar Rupiah menjadi 380 Milyar Rupiah terjadi penambahan sebesar 133 Milyar Rupiah berasal dari SILPA tahun sebelumnya dan pembiayaan Netto sebelum penyesuaian sebesar 247 Milyar Rupiah menjadi 380 Milyar Rupiah.

Sementara itu, Plt Bupati Kukar Chairil Anwar mengatakan, setelah beberapa kali kita rapat dengan Banggar DPRD Kukar dan hari ada kesepakatan KUA PPAS APBD Kukar tahun 2021, yang awalnya kita ajukan RKPD 4,8 Triliun kemudian turun UU tentang APBN mengenai penerimaan DBH Kukar yang turun drastis maka RAPBD Kukar disepakati sekitar 3,23 Triliun.

"Jika kedepan ada perkembangan nilai ini bisa turun bisa juga naik karena pembahasan ini masih berjalan apalagi saat ini masih ditengah pandemi covid-19, " tutupnya. (One/adv)

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Top