• Sabtu, 04 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Plt Bupati Kukar bersama Gapoktan Subur Makmur Panen Raya Jagung)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Plt Bupati Kukar Chairil Anwar hadiri panen jagung Gapoktan Subur Makmur di Desa Loa Lepu, Senin (9/11).

Acara tersebut juga dihadiri Kades Loa Lepu Sumali, Plt Camat Tenggarong Seberang Kepala Distanak Kukar Sutikno, perwakilan Kepala Dinasas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Dinas Perkebunan Kukar, Disperindag Kukar dan Plt Kepala Dinas ketahanan pangan Kukar.

"Di Desa Loa Lepu ada sekitar 70 hektare lahan jagung yang siap, namun hari ini yang bisa dipanen sekitar 3,5 hektare dengan catatan satu hektare lahan menghasilkan 7,9 kering pipil, saya berharap ada pembinaan selanjutnya, "ungkap Plt Bupati Kukar Chairil Anwar.

Chairil Anwar mengaku, panen jagung ini salah satu program Pemkab Kukar untuk menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan, mengingat beberapa Kecamatan di Kukar menjadi daerah penyangga IKN mendatang.

"Karena jika IKN nanti ada sekitar 5 juta orang akan datang ke lokasi IKN, maka kita telah persiapkan diri untuk kebutuhan pangannya sehingga tidak lagi impor dari luar, dan lahan kita cukup luas dan bisa dimanfaatkan untuk pertanian dan sebagainya, "terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Loa Lepu Sumali mengatakan, kegiatan panen jagung ini salah satu upaya kita bagaimana di kondisi saat ini petani jagung tetap bergerak dan berkontribusi untuk menyiapkan ketahanan pangan untuk Kaltim dan Kukar khususnya, sehingga pada masa pandemi pun kita masih dapat berjalan.

"Tidak dipungkiri Gapoktan yang ada di Desa Loa Lepu mengharapkan juga dukungan dari pemerintah daerah, dan Pemkab Kukar telah memenuhinya salah satunya dengan memberikan bantuan berupa bibit dan telah dimanfaatkan oleh petani kita, "tuturnya.

Selain bibit lanjutnya, petani juga memerlukan alsintan, dan kami berharap dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah bisa mendukung kegiatan para petani agar dapat mengembangkan hasil pertaniannya. (One/adv)

Pasang Iklan
Top