• Selasa, 24 November 2020
logo
Pasang Iklan



Kadiskominfo bersama dengan pihak kelurahan Sanipah, saat pertemuan dengan jurnalis.



TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Kampung Kamal RT 10 dan RT 11 Kelurahan Senipah memiliki potensi pertanian yang sangat menjanjikan, terlebih Kampung ini masuk dalam Kecamatan Samboja yang merupakan daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), dan tentu persiapan dini telah dilakukan salah satu nanti bagaimana suplai kebutuhan pangan untuk masyarakat di Ibu Kota Negara baru.

Hal ini diungkapkan Sekertaris Kelurahan Senipah Kecamatan Samboja Andri Wirawan, saat menerima kunjungan para awak media dalam Gathering Jurnalis bersama Diskominfo Kukar Sabtu (24/10) di Kampung Kamal Senipah.

"Sebelumnya Bupati Kukar saat itu masih dijabat Edi Damansyah dalam membentuk Pengurus KTNA di Kelurahan Amborawang Laut Kecamatan Samboja lalu berpesan, akan banyak sekian juta orang ke wilayah IKN tentunya harus juga terpenuhi kebutuhan pangannya dan daerah penyangga seperti Samboja serta Kukar harus menyediakan sumber daya pangan apalagi Kukar memiliki lahan yang cukup baik dan berpotensi dibidang perkebunan, pertanian dan sebagainya, oleh sebab itu pada saat IKN diresmikan bagaimana kebutuhan pangan diutamakan dari dalam wilayah Kukar, " ungkapnya.

Berangkat dari itu lanjutnya, Kelurahan Senipah memiliki wilayah pertanian khususnya di Kampung Kamal, dan kita ingin petani-petani di Kampung ini bisa maju, kemudian kita identifikasi bentuk kelompok Tani sehingga bisa mencukupi kebutuhan pangan baik lokal Samboja maupun kebutuhan masyarakat yang datang dari luar ke wilayah IKN.

"Selain itu Kelurahan Senipah sendiri merupakan ring satu dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM), maka hasil pertanian dari Kampung Kamal sudah terdistribusi PHM untuk konsumsi karyawan yang bekerja di PHM, dan ini sangat bermanfaat dan bisa menghidupi masyarakat sekitar perusahaan khususnya petani di Kampung Kamal, dengan Kerjasama ini PHM dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan adanya IKN petani disini tentu akan berkontribusi untuk menyuplai kebutuhan pangan, " terangnya.

Sementara itu, CDO CSR Department PT. Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Azwar mengaku, Kampung Kamal ini adalah Kampung Mahakam Lestari dalam bingkaian program kami, salah satu program unggulan kami di Kelurahan Senipah selain di Kampung Kamal juga di Kampung Bumi Serehwangi RT 5 dan 6, dan untuk pilot projek yang dikembangkan kita awali di Kampung Kamal, dan tujuan kami melakukan kegiatan CSR yang berbasis pemberdayaan masyarakat di tahun 2022 kita harapkan terdapat kemandirian masyarakat dalam pengelolaan Kampung Kamal sebagai kampung Agrowisata atau Agropolitan Wisata yang kemudian akan menunjang keberadaan IKN.

"Untuk mencapai kemandirian tersebut di tahun 2022 dalam program petani maju 4.0 yang kami selenggarakan disini ada beberapa tahap yang sudah kami laksanakan mulai 2018 dilakukan asesmen dulu dan pemetaan yang menjadi masalah dan apa potensi yang bisa dikembangkan, kemudian di tahun 2019 dan 2020 kita mulai membangun Sumber Daya Manusia dan infrastruktur, kemudian bagi para pemuda disini kita juga sudah melakukan pelatihan diantaranya pelatihan drone dan pelatihan vermakultur yang mengarahkan petani ke ramah lingkungan, dan pelatihan ibu-ibu kelompok wanita tani dalam pengelolaan produk dan pemasaran, "tandasnya.

Terpisah, Kepala Diskominfo Kukar Bahteramsyah menuturkan, peran Diskominfo Kukar dalam hal ini terkait penyampaian informasi kepada masyarakat tentang potensi yang ada di Kampung Kamal, untuk itu kita laksanakan Gathering Jurnalis agar informasi potensi ini dapat sampai ke masyarakat luas.

"Terlebih Kelurahan Senipah Kecamatan Samboja merupakan salah satu daerah penyangga IKN, tentu dengan kegiatan ini masyarakat bisa lebih mengenal potensi yang ada di Kampung Kamal, dan persiapan daerah tersebut menyongsong IKN,"pungkasnya. (One)

Pasang Iklan Disini
Top