• Kamis, 01 Oktober 2020
logo
Pasang Iklan



(Wakil Ketua DPRD Kukar Alif Turiadi bersama dengan sejumlah anggota dewan saat meninjau lokasi jembatan Long Penjalin Tabang)


TENGGARONG (Kutairaya.com) - Adanya informasi terputusnya akses jalan menuju Kecamatan Tabang karena Jembatan Long Jalin di Desa Umaq Dian Kecamatan Tabang amblas pada Jum'at (7/8) lalu disebabkan terjadinya abrasi pengikisan pondasi dari arus deras sungai Long Jalin, membuat Wakil Ketua I DPRD Kukar Alif Turiadi bersama anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara langsung meninjau lokasi pada Minggu (9/8).

"Pada saat meninjau dilokasi saya lihat secara teknis tidak adanya konstruksi besi beton di jembatan tersebut, kemudian abrasi yang terjadi harusnya bisa diantisipasi sejak awal, jangan sampai setelah terjadi tidak bisa diantisipasi secara dini, " ungkap Wakil Ketua I DPRD Kukar Alif Turiadi kepada kutairaya.com belum lama ini.

Menurut politisi Gerindra tersebut, perlu ada alokasi anggaran perawatan jembatan karena sudah mulai abrasi, maka perawatan harus dilaksanakan, dan dalam waktu dekat kami akan memanggil Dinas PU untuk meminta keterangan sehingga kita bisa memberi langkah-langkah konkrit kedepannya.

"Selain itu saat saya meninjau ke lokasi juga saya lihat lainnya di sekitar jembatan ada longsoran dan kami ingin kedepan juga tidak terjadi lagi longsoran ini, " harapnya.

Alif menambahkan, penanganan perbaikan jembatan ini harus cepat dilakukan, sehingga warga setempat tidak kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi. Karena jika menggunakan transpotasi sungai akan memakan waktu lama.

"Bahkan jika air surut, transportasi air tidak bisa sampai dan bahan kebutuhan hidup warga juga pasti akan naik, maka kami siap mensupport sesuai Tupoksi kami agar jembatan Long Jalin ini segera diperbaiki, " terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kukar M. Yamin saat dikonfirmasi mengaku, untuk jalan alternatif sementara sudah selesai dibuat di jalan eksisting lama sepanjang 120 meter memakai konstruksi kayu log, dan arahan Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau ke lokasi dan dilakukan rapat meminta bantuan partisipasi pada perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Tabang untuk membangun kembali jembatan tersebut.

"Menurut saya saat meninjau lokasi, ambruknya akses jalan ini merupakan akumulasi, pertama turap penahan tanahnya rusak tergerus arus sungai Long jalin hingga amblas, untuk itu kami juga menurunkan konsultan untuk meneliti daya rusak karena arus sungai, " jelasnya.

Saat disinggung terkait hasil sidak Wakil Ketua I DPRD Kukar Alif Turiadi di lokasi, yang melihat tidak adanya konstruksi besi beton di jembatan tersebut, M.Yamin mengaku dirinya belum melihat desain awal jembatan karena bangunan jembatan ini juga termasuk lama.

"Saya belum melihat desain awalnya, dan memungkinkan bangunan jalan tanpa ada besi, karena besi ini sifatnya hanya sambungan bukan untuk penguatan, dan jika besi ini untuk penguatan maka bentuk nya seperti ram, " pungkasnya. (one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top