• Kamis, 01 Oktober 2020
logo
Pasang Iklan



(Supriyadi)



TENGGARONG (Kutairaya.com) - Adanya permasalahan pengelolaan tenaga kerja dan perubahan tanggul Perusahaan PT. Niaga Mas, untuk menyelesaikan persoalan tersebut Komisi I DPRD Kukar menggelar RDP dengan pihak terkait, di ruang rapat Komisi I DPRD Kukar Senin (10/8).

RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kukar Supriyadi, dihadiri DLH Kukar, Distransnaker Kukar, Perwakilan PT. Niaga Mas dan pekerja.

Ketua Komisi I DPRD Kukar Supriyadi mengatakan, pihaknya memanggil Direksi PT. Niaga Mas berkenaan dengan pelanggaran penyesuaian tambahan di AMDAL, karena ada galangan yang dibuat sepanjang 500 meter terhadap perubahan tanggul dan permasalahan pekerja yang telah bekerja tahunan untuk diangkat menjadi karyawan tetap.

"Kami telah memanggil PT. Niaga Mas dan memberikan dukungan penuh kepada DLH Kukar terhadap sanksi pembekuan atau penghentian sementara pengelolaan perusahaan terkait perubahan tanggul karena dianggap tidak mengindahkan rekomendasi dari DLH Kukar, " ujar politisi PAN tersebut.

Anggota DPRD Kukar dari Dapil Loa Kulu dan Loa Janan ini, juga menyoroti pekerja PT Niaga Mas yang sudah bekerja selama empat tahun tetapi hingga kini belum menjadi karyawan tetap, seharusnya karyawan yang bekerja selama empat tahun sudah bisa menjadi karyawan tetap dan PT Niaga Mas sudah melanggar ketenagakerjaan kita.

"Jadi dari semua permasalahan yang ada kami anggap PT Niaga Mas adalah perusahaan yang nakal untuk itu kami akan memanggil Presiden Direktur untuk datang langsung tidak boleh diwakilkan untuk pertemuan selanjutnya dalam pertemuan penyelesaian permasalahan ini, " tutupnya. (one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top