• Sabtu, 04 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan DPRD Kukar)




TENGGARONG - Adanya keluhan sebagian masyarakat Kukar khususnya emak-emak mengenai tagihan listrik yang naik untuk pembayaran bulan Mei 2020, membuat anggota legislatif menyurati PLN dan dilakukan hearing mengenai kenaikan tersebut di ruang Banmus Senin (11/5).

Anggota Komisi II DPRD Kukar Hamdiah mempertanyakan kenaikan tarif di tengah kondisi saat ini, "Banyak masyarakat yang mengeluh kenaikan tarif untuk itu kami hearing dengan PLN untuk mengetahui mengapa ada kenaikan tarif, " ucapnya.

Sementara, menurut Manager PLN ULP Tenggarong Suwarno, saat ini pihaknya memastikan tidak ada kenaikan tarif, jadi besarnya tagihan listrik berdasarkan apa yang dicatat oleh petugas pencatat kwh kami dilapangan.

"Sebenarnya bukan tarif yang naik tetapi pemakaian listrik yang meningkat selama pandemi covid19 masyarakat lebih banyak beraktifitas di rumah dan tentu menggunakan listrik, " jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kukar Alif Turiadi yang memimpin hearing dengan PLN mengaku, kita sudah mengetahui panjang lebar penjelasan PLN mengenai kenaikan pembayaran, tetapi dalam hearing itu kami juga mengusulkan agar di masa beban pandemi covid-19 saat ini, jangan pembebanan tagihan PLN yang naik sekaligus kepada pelanggan, tetapi dilakukan secara bertahap agar pelanggan juga tidak keberatan dengan kenaikan tagihan.

"Kita sudah usulkan bagi pelanggan yang tagihannya naik agar diberi keringanan pembayaran secara bertahap, dan tadi pihak PLN juga berjanji akan membicarakan ini ke pimpinannya semoga bisa terwujud, ini juga untuk meringankan pembayaran tagihan warga yang naik di tengah pandemi covid19, "pungkasnya. (one/adv)

Pasang Iklan
Top