• Senin, 02 Agustus 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Firnadi Ikhsan)


TENGGARONG - Peringatan Hari Buruh Internasional pada Jumat 1 Mei 2020 kemarin berbeda seiring pandemi covid-19 yang sedang terjadi.

Anggota Komisi II DPRD Kukar Firnadi Ikhsan mengatakan, saat ini para buruh mengalami situasi bayang bayang PHK akibatkan pandemi virus corona saat ini yang meresahkan.

"Kita bisa lihat dengan adanya pandemi covid 19 banyak perusahaan mengurangi bahkan menutup operasinya, Kita berharap pemerintah pusat maupun daerah sesuai kewenangannya membantu agar jangan sampai terjadi PHK, "ungkap politisi PKS tersebut.

Pemerintah pusat lanjutnya, terutama dengan kebijakan penanganan pandemi virus corona harus bisa meyakinkan para pengusaha agar tidak terjadi PHK, dan juga persoalan pesangon yang tidak sanggup di sediakan saat terjadi PHK.

"Pemerintah harus hadir membela tenaga kerja, di sisi lain pemerintah harus menciptakan kesempatan kerja di masa pandemi, misalnya program- program padat karya di harapkan bisa membantu menghadirkan pendapatan bagi para pekerja harian, " harapnya.

Firnadi menambahkan,di tengah situasi pandemi ini pula kita mendengar DPR RI bersama pemerintah malah membahas RUU Ciptakerja yang melahirkan kontroversi ketidak berpihakan kepada kaum buruh.

'Maka kami mendukung langkah Fraksi-fraksi Di DPR RI khususnya F-PKS yg menolak pembahasan RRU Omnibus Law pada situasi pandemi ini, " tutupnya. (one/adv)

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Top