• Sabtu, 08 Agustus 2020
logo
Pasang Iklan



Tiga pekerja tambang batubara PT Lembuswana yang beroperasi di Kelurahan Bukit Merdeka Kecamatan Samboja, diduga tewas setelah tertimbun tanah longsor saat bekerja, pada Kamis (27/1) sekitar pukul 05.15 Wita.

Kapolres Kukar AKBP Handoko langsung turun "gunung" untuk mendatangi lokasi longsor diareal tambang PT Lembuswana.

Menurut Kapolres Kukar AKBP Handoko korban yang tertimbun tanah longsor itu adalah Sanur operator exs, ovi dan Nasiran (Doser).

"Ketiga korban tertimbun bersama alat berat dilokasi tambang" katanya.

Dilokasi areal tambang tersebut, kata Dika, sebenarnya adalah lima orang pekerja, yang melakukan aktivitas mengambil tanah dilokasi tambang, namun tiba tiba tanah longsor begitu cepat.Dua diantaranya berhasil selamat yani Abdul Rahman dan Slamet.

"Dua orang yakni Slamet dan Abdurahman) meloncat sedangkan 3 orangg tertimbun tanah longsoran bersama Alat beratnya. Sampai saat ini korban belum berhasil dievakuasi dan msh tertimbun longsoran tanah, sementara korban selamat mendapat perawatan di rumah sakit samboja, "tegasnya.

Secara terpisah Plt Sekda Kukar H Marli belum mengetahui kabar adanya tragedy longsor tanah diareal tambang PT Lembuswana yang diduga menimbun tiga pekerja.”Saya belum mendapat kabarnya, tetapi jika memang itu kecelakan kerja, perusahaannya harus bertanggungjawab untuk itu,” kata H Marli.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Kukar asal Samboja Kamarudin AB. Menurut informasi yang dia peroleh bahwa tiga pekerja yang tertimbun tersebut saat menjalankan aktivitas pengerukan tanah diareal tambang.

"Perusahaan wajib bertanggungjawab atas kejadian itu," tandasnya. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top